Doa Memasuki Bulan Ramadan
Menurut buku Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? karya Alexander Zulkarnaen, para Salafushshalih telah membiasakan diri berdoa jauh-jauh hari agar dipertemukan dengan bulan Ramadan. Mu’alla bin Al-Fadhl menjelaskan:
“Para sahabat berdoa kepada Allah SWT enam bulan sebelum Ramadan agar mereka masih diberi usia hingga bulan Ramadan. Kemudian mereka berdoa enam bulan setelah Ramadan agar amal ibadah mereka diterima Allah SWT.” (Lathaif Al-Maarif)
Salah satu doa yang dibaca para Salafushshalih disebutkan oleh Yahya bin Abi Katsir dalam Lathaif Al Ma’arif:
اللَّهُمْ سَلِّمْنِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلَّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَلاً
Latin:
Allāhumma sallimnī ilā Ramaḍāna wa sallim lī Ramaḍāna wa tasallamhu minnī mutaqabbalan.
Artinya:
“Ya Allah, selamatkanlah aku hingga Ramadan, selamatkan Ramadan untukku, dan terimalah bulan Ramadan dariku sebagai amal yang diterima.”
Doa Menyambut Datangnya Ramadan
Dari Abu ‘Utsman an-Nahdi, diceritakan bahwa ketika Ramadan tiba, Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa yang sebaiknya dibaca. Beliau bersabda agar membaca:
اللهمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai ampunan, maka maafkanlah aku.”
(Sumber: Sulaiman bin Ahmad Ath-Thabarani, Kitab ad-Du’aa, hal 1226–1227)
Doa Awal Melihat Hilal Ramadan
Doa ini dibaca ketika pertama kali melihat hilal Ramadan sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan kebaikan:
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ (وفي رواية بِاليُمْنِ) وَالإِيمَانِ، وَالسَّلَامِ وَالإِسْلامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى رَبِّي (وفي رواية رَبُّنَا) وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin:
Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu ‘alainā bil-amni (wa fī riwāyatin: bil-yumni) wal-īmān, was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā tuḥibbu wa tarḍā. Rabbī (wa fī riwāyatin: Rabbunā) wa rabbukallāh.
Artinya:
“Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini membawa keamanan (riwayat lain: keberuntungan), keimanan, keselamatan, keislaman, dan taufik untuk melakukan apa yang Engkau cintai dan ridai. Tuhanku (Rabbunā) dan Tuhanmu adalah Allah.”
Doa Agar Dipertemukan dengan Ramadan
Doa ini biasanya dibaca sejak bulan Rajab dan Sya’ban untuk memohon umur hingga bulan Ramadan:
اللَّهمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Latin:
Allāhumma bārik lanā fī Rajaba wa Sya’bāna wa ballighnā Ramaḍān.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami hingga Ramadan.”
(HR. Baihaqi)
Doa Malam Pertama Ramadan
Menurut Zikir-zikir Ramadhan Ajaran Nabi karya Tim Zahra, Imam Ja’far ash-Shadiq meriwayatkan doa yang dibaca Rasulullah SAW saat malam pertama Ramadan:
اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ إِنَّهُ قَدْ دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَان اللَّهُمَّ رَبَّ شَهْرِ رَمَضَانَ الَّذِي أَنْزَلْتَ فِيهِ الْقُرْآنَ وَ جَعَلْتَهُ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ اللَّهُمَّ فَبَارِك لَنَا شَهْرٍ رَمَضَانَ وَ أَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ هِ وَ صَلَوَاتِهِ وَ تَقَبَّلْهُ مِنَّا
Latin:
Allâhumma shalli alâ Muhammadin wa âli Muhammad. Allâhumma innahu qad dakhala syahru ramadhân(a). Allâhumma rabba syahri ramadhânal-ladzi anzalta fibil-qur’ân(a) wa ja’altahu bayyinâtin minal-huda wal-furqan(i). Allâhumma fabárik laná fi syahri ramadhana wa a’inna ‘ala shiyamihi wa shalawatihi wa taqabbalhu minna.
Artinya:
“Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga beliau. Sungguh bulan Ramadan telah tiba. Ya Allah, Tuhan Pemilik bulan Ramadan, yang di dalamnya Engkau turunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pembeda. Berkatilah kami di bulan Ramadan, bantu kami menunaikan puasa dan salat, serta terimalah amal-amal kami.”
Doa Memohon Ketenangan dan Keberkahan Ramadan
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa tarhib Ramadan agar hati menjadi tenang dan lapang saat menyambut bulan suci:
اللَّهمَّ أَهِلَهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى ، رَبُّنَا وَرَبِّكَ اللَّه
Latin:
Allahumma Ahillahu ‘alaina bilyumni wal-iman wassalamati wal-Islam robii wa robbukallah.
Artinya:
“Ya Allah, hadirkanlah awal Ramadan bagi kami dengan ketenangan, keimanan, keselamatan, dan dalam keislaman. Berikan taufik agar kami melakukan amal yang Engkau cintai dan ridai, Rabb kami dan Rabbmu adalah Allah.”
(HR. At-Tirmidzi dan Ad-Darimi)
Kesimpulan
Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam dapat menyambut Ramadan dengan hati yang tenang, penuh keimanan, dan kesiapan menjalankan ibadah dengan maksimal.
Sumber
https://medan.tribunnews.com/tribun-medan-wiki/1781208/bacaan-niat-shalat-tarawih-lengkap-arab-latin-dan-artinya?page=all

















