PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan layanan angkutan barang tetap beroperasi selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April mendatang. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga distribusi logistik serta memastikan ketersediaan energi tetap aman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik, Minggu (8/3/2026).
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menyampaikan bahwa peran transportasi kereta api tidak hanya sebatas mengangkut penumpang, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui distribusi berbagai komoditas penting.
“Operasional angkutan barang berjalan penuh untuk menyokong aktivitas ekonomi. Konsistensi ini penting agar kebutuhan pokok dan komoditas unggulan tetap tersedia di tengah kepadatan arus mudik,” ujar Anwar.
Salah satu komoditas yang menjadi fokus utama distribusi adalah bahan bakar minyak (BBM). Dalam operasionalnya, KAI menjalankan hingga tiga perjalanan kereta setiap hari dengan total 48 gerbong yang mampu mengangkut sekitar 1.632 kiloliter BBM. Jalur distribusi tersebut melayani rute Labuhan menuju Kisaran serta Siantar yang merupakan jalur strategis penyaluran energi di Sumatera Utara.
“Keandalan distribusi energi ini menjadi kunci untuk memastikan transportasi darat dan aktivitas warga tidak terhambat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar dia.
Selain BBM, pengangkutan barang lainnya juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri maupun ekspor. Sepanjang Februari 2026, volume angkutan barang yang dilayani KAI Divre I Sumatera Utara tercatat mencapai 55.428 ton. Dari jumlah tersebut, 26.616 ton merupakan BBM, kemudian 19.994 ton petikemas, serta 8.045 ton crude palm oil (CPO).
Anwar menegaskan pihaknya terus menjaga keseimbangan antara layanan penumpang dan logistik dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta keandalan operasional kereta api.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar. Dengan distribusi logistik yang terjaga, kami harap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan mudik Lebaran dengan nyaman tanpa kendala pasokan kebutuhan pokok,” katanya.

















