Info
Beranda / Info / Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 Lengkap: Niat, Bacaan dan Jumlah Takbir

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 Lengkap: Niat, Bacaan dan Jumlah Takbir

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 Lengkap: Niat, Bacaan dan Jumlah Takbir
Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 Lengkap: Niat, Bacaan dan Jumlah Takbir

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pada hari yang penuh kemenangan ini, umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri sebagai bentuk ibadah setelah menjalani puasa Ramadan selama sebulan penuh.

Shalat Idul Fitri termasuk ibadah sunnah yang memiliki tata cara khusus. Perbedaan utamanya terletak pada jumlah takbir di setiap rakaat, yang tidak ditemukan pada shalat wajib harian.

Agar pelaksanaannya lebih khusyuk dan sesuai tuntunan, berikut panduan lengkap shalat Idul Fitri 2026 yang mudah dipahami dikutip dari laman kompas.



Pengertian Shalat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri adalah shalat sunnah yang dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal. Ibadah ini terdiri dari dua rakaat dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka.

Selain sebagai ibadah, shalat Id juga menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas selesainya Ramadan.

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026

1. Membaca Niat

Shalat Idul Fitri diawali dengan niat di dalam hati. Berikut lafal niatnya:

Arab

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin

Ushalli sunnatan li ‘idil fitri rak‘ataini mustaqbilal qiblati adaan ma’muman lillahi ta‘ala.

Setelah niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.

2. Rakaat Pertama: 7 Kali Takbir

Pada rakaat pertama, terdapat tambahan 7 kali takbir setelah takbiratul ihram.

Di antara setiap takbir, dianjurkan membaca tasbih:

Arab

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

Setelah itu, dilanjutkan dengan:

  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Qur’an (disunnahkan Surat Al-A’la)
  • Rukuk, i’tidal, sujud seperti biasa

3. Rakaat Kedua: 5 Kali Takbir

Pada rakaat kedua, terdapat tambahan 5 kali takbir.

Di sela-sela takbir, tetap dianjurkan membaca tasbih yang sama.

Kemudian dilanjutkan dengan:

  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Qur’an (disunnahkan Surat Al-Ghasyiyah)
  • Rukuk hingga tasyahud akhir
  • Shalat kemudian diakhiri dengan salam.



Perbedaan Shalat Id dengan Shalat Biasa

Perbedaan utama shalat Idul Fitri dibandingkan shalat lainnya adalah:

  • Jumlah rakaat hanya dua
  • Adanya tambahan takbir di setiap rakaat
  • Dilaksanakan setahun sekali pada 1 Syawal
  • Khotbah Setelah Shalat Id

Setelah shalat Idul Fitri, biasanya dilanjutkan dengan khotbah.

Berbeda dengan shalat Jumat, khotbah Id dilakukan setelah shalat, bukan sebelumnya. Jamaah dianjurkan untuk tetap mendengarkan khotbah karena berisi pesan keagamaan, nasihat, dan makna Idul Fitri.



Penutup

Shalat Idul Fitri menjadi salah satu momen penting dalam perayaan hari raya umat Islam. Dengan memahami tata cara, niat, serta bacaan yang benar, ibadah ini dapat dilaksanakan dengan lebih tertib dan penuh kekhusyukan.

Semoga panduan ini membantu Anda menjalankan shalat Idul Fitri 2026 dengan baik dan benar.

Sumber Referensi

https://www.kompas.com/banten/read/2026/03/20/210000888/tata-cara-shalat-idul-fitri-2026–niat-bacaan-dan-jumlah-takbir

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan