Senin, 23 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Puasa Syawal 6 Hari dan Hukumnya Gabung dengan Qadha Puasa, Berikut Tata Cara dan Penjelasanya

Hadhara by Hadhara
23 Maret 2026
in Info
0
Puasa Syawal 6 Hari dan Hukumnya Gabung dengan Qadha Puasa, Berikut Tata Cara dan Penjelasanya

Puasa Syawal 6 Hari dan Hukumnya Gabung dengan Qadha Puasa, Berikut Tata Cara dan Penjelasanya

Puasa Syawal 6 hari menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah bulan Ramadhan. Ibadah ini dilakukan pada bulan Syawal dan memiliki keutamaan besar, bahkan disamakan dengan puasa sepanjang tahun. Namun, masih banyak yang bertanya tentang tata cara puasa Syawal, niat, waktu pelaksanaan, hingga hukum menggabungkannya dengan qadha puasa Ramadhan.



Puasa Syawal dan Kapan Dilaksanakan

Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan selama enam hari di bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri. Amalan ini menjadi bentuk penyempurna ibadah Ramadhan sekaligus menjaga konsistensi dalam beribadah.

Puasa Syawal dimulai sejak tanggal 2 Syawal dan bisa dilakukan hingga akhir bulan. kita tidak wajib menjalankannya secara berurutan, sehingga bisa menyesuaikan dengan waktu luang.

Niat Puasa Syawal 6 Hari

Dalam menjalankan puasa Syawal, niat menjadi syarat sah ibadah. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa sunnah boleh dilakukan sejak malam hari maupun di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Berikut bacaan niat puasa Syawal yang bisa kita gunakan:

Niat sejak malam hari (berurutan):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sittatin min Syawwāl lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari di bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”



Niat sejak malam (tidak berurutan):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnatis Syawwāl lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.”

Niat pada siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnatis Syawwāl lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Saya niat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Puasa Syawal

Cara menjalankan puasa Syawal pada dasarnya sama seperti puasa pada umumnya. Panduan tersebut adalah :

  • Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga maghrib
  • Tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum dengan sengaja
  • Dianjurkan untuk sahur karena mengandung keberkahan
  • Menyegerakan berbuka ketika waktu maghrib tiba
  • Boleh dilakukan secara berurutan maupun tidak berurutan

Dengan mengikuti tata cara ini, puasa Syawal yang kita lakukan tetap sah dan bernilai ibadah.



Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dengan Qadha Puasa

Banyak umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadhan dan ingin tetap menjalankan puasa Syawal. Lalu, apakah boleh digabung?

Mengutip Kompas.com, para ulama menjelaskan bahwa menggabungkan puasa qadha dengan puasa Syawal diperbolehkan. Kita tetap bisa mendapatkan pahala puasa Syawal meskipun dilakukan bersamaan dengan niat qadha.

Namun, perlu dipahami bahwa pahala yang didapat tidak sepenuhnya sama dengan puasa Syawal yang dilakukan secara khusus setelah menyelesaikan qadha terlebih dahulu.

Karena itu, sebagian ulama menganjurkan untuk menyelesaikan qadha puasa Ramadhan terlebih dahulu
Kemudian melanjutkan dengan puasa Syawal 6 hari. Cara ini dinilai lebih utama untuk mendapatkan keutamaan secara maksimal.



Keutamaan Puasa Syawal

Keutamaan puasa Syawal didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW berikut:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim No. 1164)

Hadits ini menunjukkan betapa besar keutamaan puasa Syawal bagi umat Islam.



Kesimpulan

Puasa Syawal 6 hari merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah Ramadhan. Kamu bisa menjalankannya mulai tanggal 2 Syawal, baik secara berurutan maupun tidak.

Menggabungkan puasa Syawal dengan qadha puasa juga diperbolehkan, namun lebih utama jika qadha diselesaikan terlebih dahulu. Dengan memahami niat, tata cara, dan hukumnya, kamu bisa menjalankan puasa Syawal dengan lebih maksimal.

Judul: https://www.kompas.com/banten/read/2026/03/23/110000888/puasa-syawal-6-hari–niat-tata-cara-dan-hukum-gabung-dengan-qadha?page=all#page2

Tags: amalan bulan syawalcara puasa syawalgabung puasa syawal dan qadhahukum gabung puasahukum puasa syawalkeutamaan puasa syawalniat puasa syawalniat puasa syawal siang haripuasa setelah lebaranPuasa sunnah Syawalpuasa syawalpuasa syawal 6 haripuasa syawal dan qadhapuasa syawal lengkaptata cara puasa syawal
Next Post
Harga Emas Antam Turun Rp 50 Ribu per Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Turun Rp 50 Ribu per Gram Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

20 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 4,62 Persen

Lonjakan Penumpang Terjadi di Semua Moda Transportasi

21 Maret 2026

Hakikat dan Karakteristik Bank Islam

17 Maret 2026
80 Nama Bayi Perempuan Islami yang Lahir pada Bulan Syawal

80 Nama Bayi Perempuan Islami yang Lahir pada Bulan Syawal

21 Maret 2026
Info Bank Resmi Penyalur PIP Tahun 2026 Terbaru

Info Bank Resmi Penyalur PIP Tahun 2026 Terbaru

17 Februari 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Puasa 6 Hari di Bulan Syawal: Niat, Tata Cara, dan Hukum Digabung dengan Qadha
  • 7 Sunnah yang Bisa Dilakukan Setelah Idul Fitri di Bulan Syawal
  • Puasa Syawal 6 Hari: Tata Cara, Niat, Dan Hukum Bersamaan Dengan Qadha
  • Cek Daftar Sisa Tanggal Merah & Cuti Bersama 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.