Puasa Syawal 6 hari menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah bulan Ramadhan. Ibadah ini dilakukan pada bulan Syawal dan memiliki keutamaan besar, bahkan disamakan dengan puasa sepanjang tahun. Namun, masih banyak yang bertanya tentang tata cara puasa Syawal, niat, waktu pelaksanaan, hingga hukum menggabungkannya dengan qadha puasa Ramadhan.
Puasa Syawal dan Kapan Dilaksanakan
Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan selama enam hari di bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri. Amalan ini menjadi bentuk penyempurna ibadah Ramadhan sekaligus menjaga konsistensi dalam beribadah.
Puasa Syawal dimulai sejak tanggal 2 Syawal dan bisa dilakukan hingga akhir bulan. kita tidak wajib menjalankannya secara berurutan, sehingga bisa menyesuaikan dengan waktu luang.
Niat Puasa Syawal 6 Hari
Dalam menjalankan puasa Syawal, niat menjadi syarat sah ibadah. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa sunnah boleh dilakukan sejak malam hari maupun di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Berikut bacaan niat puasa Syawal yang bisa kita gunakan:
Niat sejak malam hari (berurutan):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sittatin min Syawwāl lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari di bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”
Niat sejak malam (tidak berurutan):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnatis Syawwāl lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.”
Niat pada siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnatis Syawwāl lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Saya niat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Puasa Syawal
Cara menjalankan puasa Syawal pada dasarnya sama seperti puasa pada umumnya. Panduan tersebut adalah :
- Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga maghrib
- Tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum dengan sengaja
- Dianjurkan untuk sahur karena mengandung keberkahan
- Menyegerakan berbuka ketika waktu maghrib tiba
- Boleh dilakukan secara berurutan maupun tidak berurutan
Dengan mengikuti tata cara ini, puasa Syawal yang kita lakukan tetap sah dan bernilai ibadah.
Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dengan Qadha Puasa
Banyak umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadhan dan ingin tetap menjalankan puasa Syawal. Lalu, apakah boleh digabung?
Mengutip Kompas.com, para ulama menjelaskan bahwa menggabungkan puasa qadha dengan puasa Syawal diperbolehkan. Kita tetap bisa mendapatkan pahala puasa Syawal meskipun dilakukan bersamaan dengan niat qadha.
Namun, perlu dipahami bahwa pahala yang didapat tidak sepenuhnya sama dengan puasa Syawal yang dilakukan secara khusus setelah menyelesaikan qadha terlebih dahulu.
Karena itu, sebagian ulama menganjurkan untuk menyelesaikan qadha puasa Ramadhan terlebih dahulu
Kemudian melanjutkan dengan puasa Syawal 6 hari. Cara ini dinilai lebih utama untuk mendapatkan keutamaan secara maksimal.
Keutamaan Puasa Syawal
Keutamaan puasa Syawal didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW berikut:
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim No. 1164)
Hadits ini menunjukkan betapa besar keutamaan puasa Syawal bagi umat Islam.
Kesimpulan
Puasa Syawal 6 hari merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah Ramadhan. Kamu bisa menjalankannya mulai tanggal 2 Syawal, baik secara berurutan maupun tidak.
Menggabungkan puasa Syawal dengan qadha puasa juga diperbolehkan, namun lebih utama jika qadha diselesaikan terlebih dahulu. Dengan memahami niat, tata cara, dan hukumnya, kamu bisa menjalankan puasa Syawal dengan lebih maksimal.
Judul: https://www.kompas.com/banten/read/2026/03/23/110000888/puasa-syawal-6-hari–niat-tata-cara-dan-hukum-gabung-dengan-qadha?page=all#page2









