Baru-baru ini beredar informasi di media sosial dan aplikasi pesan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk guru tertentu akan dihentikan pada tahun 2026.
Isu ini membuat banyak guru dan tenaga pendidikan menjadi khawatir karena mengira peluang untuk mendapatkan sertifikasi profesi guru akan hilang.
Namun, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantah keras kabar tersebut dan menegaskan bahwa berita itu tidak benar atau hoaks.
Apa Itu PPG?
PPG (Pendidikan Profesi Guru) adalah program pendidikan yang dirancang untuk:
- Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru,
- Memberikan sertifikat pendidik,
- Menjadi syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi guru, serta
- Menjadi langkah penting dalam jenjang karier guru di Indonesia.
PPG dibagi menjadi dua jalur utama:
- PPG Prajabatan, untuk calon guru yang baru lulus S1/D4,
- PPG Dalam Jabatan (sering disebut PPG bagi Guru Tertentu) ini untuk guru yang sudah aktif mengajar.
Pernyataan Resmi dari Kemendikdasmen
Dilansir dari sumber detik.com Dirjen GTKPG Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa berita penghentian PPG bagi guru tertentu pada 2026 itu sama sekali tidak benar.
Ia menegaskan:
- Program PPG bagi Guru Tertentu tetap akan dilanjutkan setiap tahun, termasuk di 2026 dan seterusnya.
- Kemendikdasmen masih membuka seleksi administrasi PPG bagi Guru Tertentu di 2025, dan akan terus dibuka pada periode berikutnya sampai semua guru punya kesempatan sertifikasi.
- Jika ada guru yang tidak lolos seleksi administrasi di satu periode, kesempatan ikut PPG masih terbuka di tahun berikutnya.
Dengan kata lain: PPG bagi guru dalam jabatan akan berjalan terus hingga target sertifikasi terpenuhi.
Kenapa Isu Ini Bisa Beredar?
Informasi yang salah tersebut berasal dari potongan video yang beredar di media sosial yang menyatakan bahwa PPG guru tertentu akan dihapus pada 2026 dan hanya PPG prajabatan yang akan dibuka.
Namun, Kemendikdasmen mengklarifikasi bahwa video tersebut menyebarkan informasi yang keliru dan tidak ada dasar resmi dari pemerintah.
Langkah-Langkah Resmi Terkait PPG
Agar masyarakat, terutama para guru, paham langkah apa saja yang perlu dilakukan dalam proses PPG, berikut ringkasan langkah resmi dan informasi penting dari sumber pemerintah:
- Seleksi Administrasi PPG
Guru yang ingin ikut PPG Dalam Jabatan harus mendaftar secara online melalui aplikasi SIMPKB di situs resmi. Seleksi administrasi ini masih dibuka di 2025, dan bila ada kendala atau tidak lolos, tetap ada kesempatan di tahun berikutnya. - Seleksi Substantif
Untuk jalur PPG Prajabatan (calon guru), prosesnya meliputi:- Seleksi Administrasi
- Tes Substantif
- Wawancara secara daring
- Konfirmasi Kesediaan
- Lapor Diri & Matrikulasi
Orientasi dan Perkuliahan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) — rangkaian ini akan dimulai pada Februari 2026 bagi peserta yang lulus.
- Kualifikasi Akademik
- Peserta PPG wajib memiliki ijazah S1 atau D4 yang terregistrasi di data pendidikan.
- Hal ini sesuai dengan standar kompetensi guru nasional.
Kesimpulan
- Kabar penghentian PPG pada 2026 adalah HOAX , Kemendikdasmen memastikan program tetap berjalan.
- PPG adalah program utama untuk meningkatkan kualitas guru, dan ini akan terus dibuka bagi guru dalam jabatan maupun calon guru.
- Guru tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan sertifikasi pada 2026 atau seterusnya.
- Selalu cek situs resmi Kemendikdasmen atau aplikasi SIMPKB / Sistem Informasi PPG untuk informasi pendaftaran dan jadwal terbaru.
Sumber
https://www.detik.com/edu/sekolah/d-8068852/ada-isu-ppg-bagi-guru-tertentu-dihentikan-pada-2026-kemendikdasmen-tidak-benar

















