Di balik hasil imbang yang diraih, PSPS Pekanbaru harus mengakui bahwa satu kesalahan kecil menjadi faktor gagalnya tim mengamankan kemenangan. Gol balasan dari PSMS Medan terjadi akibat kelengahan pemain dalam mengantisipasi pergerakan lawan di momen penting, Senin (30/3/2026).
Sepanjang pertandingan, PSPS sebenarnya mampu menjaga organisasi permainan dengan cukup rapi. Namun satu momen kehilangan fokus menjadi celah yang dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah.
Pelatih Aji Santoso menjelaskan bahwa gol tersebut terjadi karena keterlambatan pemain dalam membaca situasi.
“Hanya satu itu pemain-pemain saya terlambat untuk mengantisipasi pergerakan dari pemain lawan,” ujarnya.
Ia menilai kesalahan tersebut menjadi titik balik pertandingan.
“Dari situ lawan bisa mencetak gol, padahal sebelumnya kita cukup bisa mengontrol permainan,” katanya.
Menurutnya, aspek konsentrasi menjadi kunci yang harus diperbaiki.
“Ini jadi pelajaran penting bagi pemain agar lebih fokus di setiap momen pertandingan,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Ke depan kita harus lebih disiplin dalam menjaga konsentrasi, terutama di situasi-situasi krusial,” tutupnya.










