Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 sudah di depan mata. Bagi calon mahasiswa, memilih jurusan bukan hanya soal minat, tetapi juga strategi. Salah satu langkah cerdas yang mulai banyak dilakukan adalah memilih jurusan dengan tingkat persaingan rendah atau minim peminat di Universitas Sumatera Utara. Strategi ini terbukti relevan karena peluang lolos tidak hanya ditentukan oleh nilai UTBK, tetapi juga rasio peminat dan daya tampung di setiap program studi. Oleh karena itu, memahami data terbaru menjadi hal penting sebelum mendaftar.
Daftar Jurusan Minim Pesaing di USU 2026
Berdasarkan data terbaru SNPMB dan sumber resmi kampus, berikut beberapa program studi di USU yang tergolong sepi peminat dan bisa menjadi referensi SNBT 2026:
1. Jurusan Bahasa dan Budaya
- Sastra Melayu
- Sastra Batak
- Sastra Arab
- Sastra Cina
- Sastra Jepang
Jurusan ini memiliki peminat relatif rendah, bahkan ada yang hanya di bawah 50 pendaftar pada tahun sebelumnya.
2. Jurusan Seni dan Humaniora
- Etnomusikologi
- Ilmu Sejarah
- Antropologi Sosial
- Sosiologi
Minat yang spesifik membuat jurusan ini jarang dipilih, tetapi peluang karier di bidang budaya, riset, dan akademik tetap terbuka luas.
3. Jurusan Sains Dasar
- Fisika
- Kimia
- Matematika
- Biologi
Meski tergolong jurusan inti, peminatnya tidak sebanyak jurusan populer seperti kedokteran atau teknik.
4. Jurusan Spesifik dan Terapan
- Manajemen Sumber Daya Perairan
- Metrologi dan Instrumentasi (D3)
Jurusan ini sering luput dari perhatian, padahal memiliki kebutuhan industri yang cukup tinggi.
Perbandingan Daya Tampung dan Peminat
USU membuka sekitar 66 program studi pada 2026 dengan variasi daya tampung berbeda. Beberapa jurusan favorit seperti Kedokteran memiliki daya tampung sekitar 80 kursi, namun peminatnya sangat tinggi. Sebaliknya, jurusan sepi peminat memiliki rasio yang lebih menguntungkan, sehingga peluang lolos menjadi lebih besar jika nilai UTBK cukup kompetitif.
Strategi Lolos SNBT 2026 di USU
Agar peluang semakin maksimal, berikut strategi yang bisa diterapkan:
1. Analisis Data Daya Tampung
Kunjungi situs resmi SNPMB
Perhatikan rasio peminat tahun sebelumnya untuk menentukan peluang.
2. Gunakan Kombinasi Pilihan Jurusan
- Pilihan 1: Jurusan sesuai minat
- Pilihan 2: Jurusan sepi peminat
Pendekatan ini meningkatkan peluang lolos tanpa mengorbankan minat utama.
3. Fokus pada Nilai UTBK
Meski memilih jurusan sepi peminat, nilai tetap menjadi faktor utama. Persaingan tetap ada karena kuota terbatas.
4. Hindari Ikut Tren
Jurusan populer sering dipilih karena tren, bukan kebutuhan atau minat. Ini justru memperkecil peluang lolos.
5. Pelajari Prospek Karier
Pastikan jurusan yang dipilih tetap relevan dengan rencana masa depan, bukan sekadar “aman”.
Kesimpulan
Memilih jurusan minim pesaing di USU bisa menjadi strategi efektif untuk meningkatkan peluang lolos SNBT 2026. Program studi seperti sastra daerah, sains dasar, hingga jurusan budaya terbukti memiliki peminat lebih sedikit dibanding jurusan favorit. Namun, strategi ini harus diimbangi dengan nilai UTBK yang baik dan perencanaan karier yang matang. Jangan hanya mengejar peluang, tetapi juga pastikan jurusan yang dipilih sesuai dengan minat dan tujuan jangka panjang.
Sumber
https://www.detik.com/sumut/berita/d-8396433/15-program-studi-usu-yang-sepi-peminat-referensi-untuk-snbt-2026


Komentar