Upaya percepatan renovasi Stadion Teladan Medan menjelang gelaran Piala AFF terus didorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dalam peninjauan langsung ke lokasi proyek, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menilai bahwa hambatan utama yang dihadapi saat ini bukan lagi terkait ketersediaan material maupun kendala teknis di lapangan, melainkan jumlah tenaga kerja yang dinilai masih belum mencukupi untuk mengejar target penyelesaian.
Menurutnya, jumlah pekerja yang saat ini hanya berkisar 120 orang masih jauh dari kebutuhan ideal untuk proyek berskala besar seperti Stadion Teladan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah tenaga kerja menjadi salah satu solusi utama untuk mempercepat progres pembangunan, Jumat (3/4/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Bobby menegaskan bahwa penambahan tenaga kerja akan sangat berpengaruh terhadap percepatan penyelesaian proyek.
“Kalau kita lihat kondisi sekarang ini, pekerja yang ada hanya sekitar 120 orang, dan tentu jumlah itu masih kurang untuk pekerjaan sebesar ini,” ujarnya.
Ia kemudian menambahkan bahwa peningkatan jumlah tenaga kerja menjadi kunci utama agar proyek bisa selesai tepat waktu.
“Kalau manpower nya bisa ditambah sampai 300 orang, saya rasa pekerjaan ini bisa lebih cepat dikejar,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kondisi ini bukan lagi persoalan teknis, melainkan keputusan dalam pengelolaan tenaga kerja.
“Sekarang ini bukan soal bisa atau tidak, tapi soal mau atau tidak untuk menambah tenaga kerja agar percepatan itu bisa terjadi,” tegasnya.


Komentar