PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang selama periode libur nasional Wafat Yesus Kristus. Tingginya mobilitas ini terlihat dari angka penjualan tiket yang hampir mencapai kapasitas maksimal. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa hingga 4 April 2026 pukul 09.00 WIB, total tiket yang terjual untuk periode long weekend 2–5 April 2026 mencapai 710.960 tiket. Angka ini setara dengan 97,70% dari total kapasitas 727.728 kursi yang tersedia.
Dilansir dari MediaIndonesia, “Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam menggunakan transportasi kereta api selama libur panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4/2026).
Okupansi KA Jarak Jauh dan Lokal Tinggi
Dari total penjualan tersebut, sebanyak 595.662 tiket merupakan kereta api jarak jauh. Jumlah ini setara dengan 96,35% dari kapasitas 618.224 tempat duduk. Sementara itu, kereta api lokal mencatat penjualan sebanyak 115.298 tiket atau bahkan melampaui kapasitas yang tersedia, yakni 105,29% dari total 109.504 kursi. Tingkat okupansi yang melebihi 100% ini mencerminkan tingginya mobilitas penumpang di berbagai stasiun antara sepanjang rute perjalanan. Untuk keberangkatan hari ini, Sabtu, 4 April 2026, jumlah pelanggan diperkirakan menembus 147.408 orang.
Kota Tujuan Favorit Saat Libur Panjang
Sejumlah kota menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur panjang ini. Yogyakarta, Solo, dan Semarang dikenal menawarkan kekayaan budaya yang berpadu dengan wisata dan kuliner khas. Bandung menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana kreatif dan gaya hidup urban. Sementara itu, Purwokerto semakin diminati sebagai pintu masuk menuju destinasi wisata alam. Di sisi lain, Surabaya tetap menunjukkan daya tarik sebagai kota metropolitan dengan aktivitas bisnis dan perdagangan yang dinamis. Selain itu, stasiun seperti Lempuyangan dan Semarang Poncol juga menjadi alternatif perjalanan dengan fleksibilitas waktu yang lebih baik.
Stabilitas Ekonomi Dorong Mobilitas Masyarakat
Tingginya pergerakan masyarakat ini turut didukung oleh kondisi ekonomi yang relatif stabil. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat inflasi pada Februari 2026 berada di kisaran 2,7% secara tahunan (year-on-year). Stabilitas harga tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran dengan lebih leluasa, termasuk untuk kebutuhan perjalanan dan liburan. Konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari 50% terhadap perekonomian nasional juga menunjukkan aktivitas masyarakat yang tetap tinggi, terutama dalam memanfaatkan momentum libur panjang.
KAI Pastikan Layanan Tetap Optimal
KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan penumpang. Berbagai upaya dilakukan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu. “Momentum libur panjang ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan dengan lebih baik. Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal demi kenyamanan pelanggan,” tutup Anne.
Kesimpulan
Lonjakan penumpang ini sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai pilihan utama selama periode liburan.
Sumber
https://mediaindonesia.com/ekonomi/876177/kai-layani-406755-penumpang-di-awal-libur-paskah

