Kasus pencurian sepeda motor di Jalan Sakti Lubis diduga dilakukan oleh dua orang pelaku yang menjalankan aksinya dengan cepat dan terorganisir. Menariknya, aksi tersebut terjadi di area yang tergolong ramai, namun tidak ada satu pun yang menyadari kejadian tersebut, Sabtu (4/4/2026).
Kerabat korban, Septian Ranita, menyebut bahwa pelaku diduga menggunakan alat khusus berupa kunci T untuk merusak kunci stang motor sebelum membawanya kabur.
Dalam keterangannya, Septian mengungkapkan bahwa situasi di lokasi sebenarnya cukup ramai, namun tidak ada respons dari sekitar.
“Waktu itu sebenarnya kondisi di sekitar cukup ramai, apalagi di tempat fotokopi, tapi tidak ada satu pun yang sadar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaku berjumlah dua orang dengan peran yang berbeda saat menjalankan aksinya.
“Pelakunya ada dua orang, satu yang eksekutor itu badannya lebih kecil dan pendek, sementara satu lagi badannya lebih besar dan pakai helm,” lanjutnya.
Menurutnya, kedua pelaku datang menggunakan kendaraan sebelum melakukan pencurian.
“Mereka datang pakai motor Aerox warna merah, satu tetap di atas motor, satu lagi yang turun ambil motor korban,” jelasnya.
Ia juga menduga pelaku menggunakan alat khusus karena motor bisa langsung dibawa kabur meski dalam kondisi terkunci.
“Sepertinya mereka pakai kunci T, karena motor itu dikunci stang tapi bisa langsung hidup dan dibawa pergi,” tegasnya.
Septian menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada hari yang sama.
“Kami langsung buat laporan hari itu juga ke Polsek Teladan supaya bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.


Komentar