Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan bahwa penataan trotoar di Kota Medan tidak boleh menggunakan pendekatan desain yang seragam. Menurutnya, setiap kawasan memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda yang harus menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan, Sabtu (4/4/2026).
Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat bersama sejumlah pimpinan OPD, termasuk Sekda dan kepala dinas terkait, dalam rangka membahas penataan trotoar di berbagai ruas jalan strategis.
Dalam penjelasannya, Rico menegaskan bahwa desain trotoar harus fleksibel dan kontekstual.
“Perencanaan itu harus menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai bahwa pendekatan satu desain untuk semua wilayah tidak relevan dengan kondisi kota yang beragam.
“Jangan dipaksakan semuanya sama, karena tiap lokasi punya kebutuhan berbeda,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia meminta agar setiap perencanaan dilakukan secara spesifik per titik atau per blok.
“Harus dilihat per blok dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kawasan,” tegasnya.


Komentar