Kasus pencurian sepeda motor yang dialami Taruli Nababan (24) menyoroti lemahnya sistem keamanan di lokasi kejadian. Selain tidak adanya petugas parkir, rekaman CCTV di area tersebut juga tidak berfungsi secara maksimal sehingga menyulitkan proses identifikasi pelaku, Senin (6/4/2026).
Korban mengungkapkan bahwa hanya satu titik kamera pengawas yang sempat merekam pergerakan pelaku, sementara kamera lainnya dalam kondisi rusak.
Dalam keterangannya, Taruli menjelaskan keterbatasan bukti visual dari CCTV di lokasi.
“CCTV di situ cuma nampak satu bagian saja, itu pun hanya satu putaran, yang satunya lagi tidak berfungsi karena rusak,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sikap pihak warkop yang dinilai kurang sigap saat kejadian berlangsung.
“Padahal ada beberapa orang di situ yang lihat pelaku bawa motor saya, tapi tidak ada yang mencoba mencegah,” lanjutnya.
Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya bisa diantisipasi jika ada sistem keamanan yang lebih baik.
“Kalau ada petugas parkir yang berjaga, mungkin bisa dicegah, apalagi orangnya banyak di situ,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak warkop tidak menyediakan petugas parkir karena alasan biaya keamanan sudah dibayarkan ke pihak komplek.
“Mereka bilang sudah bayar keamanan komplek, jadi tidak ada lagi petugas parkir di situ,” pungkasnya.


Komentar