Aksi pencurian sepeda motor di lingkungan kampus kembali terjadi dan menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa. Seorang mahasiswa bernama Kynmi Mafiroh menjadi korban setelah sepeda motor miliknya hilang saat diparkir di area kampus ketika dirinya hendak mengikuti perkuliahan.
Peristiwa ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan saat aktivitas kampus masih berlangsung normal. Korban yang awalnya datang untuk kuliah justru harus menghadapi kenyataan pahit ketika kembali ke parkiran dan mendapati kendaraannya sudah raib.
Kimi menjelaskan bahwa dirinya datang ke kampus sekitar pukul 10.45 WIB dan sempat naik ke kelas. Namun karena dosen tidak hadir, ia memutuskan untuk kembali turun ke parkiran dengan tujuan pulang.
Dalam penjelasannya, ia menekankan bahwa kejadian berlangsung begitu cepat sehingga dirinya tidak memiliki kesempatan untuk mengantisipasi.
“Jadi itu waktu itu saya lagi kuliah kan Bang. Jadi kuliahnya itu aku di jam 10. Setelah jam 10 aku datang ke sini jam 10.45 kurang lebih, terus aku naik ke atas untuk masuk kelas. Terkait karena dosennya tidak masuk, jadi aku langsung turun balik ke parkiran untuk rencananya mau langsung pulang. Jadi aku sampai ke parkiran aku kaget langsung motor aku itu udah nggak ada,” ujar Kimi.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang yang diduga sudah merencanakan aksi tersebut. Satu pelaku bertugas sebagai eksekutor, sementara satu lainnya memantau situasi.
“Kalau pelaku yang seperti dilihat di CCTV, pelakunya ada dua orang Bang. Iya aku juga heran, kenapa bisa tiba-tiba kayak langsung gitu kan Bang. Aku nggak tahu dia menggunakan apa,” jelasnya.
Meski area parkir tidak dalam kondisi sepi, tidak ada yang menyadari aksi pencurian tersebut. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam sistem keamanan di lingkungan kampus.
“Saat itu kan juga kayak yang di CCTV kan teman aku lewat kan, ada yang melihat tapi mereka mungkin positive thinking dan juga mereka nggak sadar kalau itu kereta aku,” katanya.

