Dalam upaya mendorong perbaikan sistem kesehatan yang lebih terukur dan berkeadilan, Fraksi NasDem DPRD Kota Medan menekankan pentingnya kehadiran mekanisme pengawasan yang kuat dan tegas terhadap seluruh fasilitas layanan kesehatan. Hal ini dinilai penting mengingat masih banyaknya keluhan masyarakat yang berulang tanpa adanya penyelesaian yang jelas, sehingga menimbulkan kesan bahwa sistem yang ada belum mampu memberikan perlindungan maksimal bagi pasien, Minggu (12/4/2026).
Situasi ini mendorong perlunya langkah konkret berupa evaluasi menyeluruh serta pemberian sanksi terhadap fasilitas kesehatan yang tidak memenuhi standar pelayanan.
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Afif Abdillah, menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi praktik pelayanan yang merugikan pasien tanpa konsekuensi yang jelas.
Ia menjelaskan bahwa selama ini masih banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan yang berulang tanpa penyelesaian yang pasti.
“Kita harus membangun sistem yang memberi kepastian layanan, baik itu alur, rujukan, ruang perawatan, maupun ketersediaan obat,” ujarnya.
Afif juga menekankan pentingnya mekanisme penghargaan dan sanksi dalam sistem kesehatan.
“Fasilitas kesehatan yang menjaga mutu layanan harus diberi dukungan, sementara yang berulang kali bermasalah harus dievaluasi dan diberi konsekuensi tegas,” tegasnya.
Selain itu, NasDem juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pembahasan Ranperda agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar komprehensif.
“Kami mendorong pembahasan ini melibatkan seluruh stakeholder kesehatan agar dapat menemukan solusi yang tepat,” katanya.


