Selain fokus pada aspek keberangkatan dan pelayanan, Pemerintah Kota Medan juga menyiapkan langkah antisipatif untuk memberikan rasa aman bagi jemaah haji yang meninggalkan rumah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, Senin (13/4/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa pihaknya akan melibatkan jajaran kewilayahan hingga perangkat daerah untuk memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal jemaah.
Ia menilai bahwa rasa aman bagi keluarga yang ditinggalkan menjadi bagian penting dari pelayanan haji yang tidak boleh diabaikan.
“Pemko Medan juga siap menginformasikan kepada masyarakat jika ada jemaah yang meninggalkan rumah saat berangkat ibadah haji, nantinya jajaran kewilayahan dan perangkat daerah terkait akan menjaga dan mengawasi rumah mereka,” ujarnya.
Selain itu, ia juga membuka peluang dukungan fasilitas lain, termasuk penyediaan sarana pendukung bagi penyelenggara haji di Kota Medan.
“Kita akan coba carikan dari aset Pemko yang tidak terpakai, tentunya dengan koordinasi bersama kementerian terkait,” katanya.

