Kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap berbagai tindak kejahatan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Polrestabes Medan mencatat lonjakan pengungkapan kasus hingga 24 persen, dengan total 119 kasus berhasil diungkap dalam periode tersebut.
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa peningkatan ini mencerminkan intensitas operasi sekaligus tingginya aktivitas kriminal yang terjadi di lapangan.
Ia merinci bahwa kasus yang diungkap terdiri dari berbagai kategori kejahatan yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat.
“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026, pengungkapan kasus oleh Polrestabes Medan mengalami peningkatan sebesar 24 persen dengan total 119 kasus yang berhasil diungkap,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan rincian kasus yang berhasil ditangani, mulai dari kejahatan jalanan hingga narkoba.
“Dari total tersebut, terdapat 23 kasus kejahatan jalanan, 35 kasus perjudian, 58 kasus narkoba, serta 3 kasus premanisme. Ini menunjukkan bahwa berbagai bentuk kejahatan masih aktif dan menjadi fokus penindakan kami,” jelasnya.
Ia juga menyoroti adanya sejumlah kasus prioritas yang sempat menjadi perhatian publik karena viral di media sosial.
“Selain itu, ada 11 kasus prioritas yang menjadi perhatian publik karena dinilai meresahkan dan sempat viral. Ini menjadi fokus kami untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah.
“Kami akan terus meningkatkan intensitas penindakan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar situasi keamanan di Kota Medan tetap terjaga,” tegasnya.


