Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada Jumat, 17 April 2026. Koreksi harga ini membuat emas turun sebesar Rp20.000 dan masih bertahan di kisaran Rp2,8 juta per gram.
Berdasarkan pembaruan terbaru pukul 08.14 WIB, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp2.868.000, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.888.000 per gram.
Harga Emas Antam Setelah Pajak
Selain harga dasar, konsumen juga perlu memperhitungkan pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen. Dengan tambahan pajak tersebut, harga emas 1 gram menjadi:
- Rp2.875.170 per gram (setelah pajak)
Daftar Harga Emas Antam Terbaru 17 April 2026
Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam:
- 0,5 gram: Rp1.484.000 (Rp1.487.710 setelah pajak)
- 1 gram: Rp2.868.000 (Rp2.875.170 setelah pajak)
- 2 gram: Rp5.676.000 (Rp5.690.190 setelah pajak)
- 3 gram: Rp8.489.000 (Rp8.510.223 setelah pajak)
- 5 gram: Rp14.115.000 (Rp14.150.288 setelah pajak)
- 10 gram: Rp28.175.000 (Rp28.245.438 setelah pajak)
- 25 gram: Rp70.312.000 (Rp70.487.780 setelah pajak)
- 50 gram: Rp140.545.000 (Rp140.896.363 setelah pajak)
- 100 gram: Rp281.012.000 (Rp281.714.530 setelah pajak)
- 250 gram: Rp702.265.000 (Rp704.020.663 setelah pajak)
- 500 gram: Rp1.404.320.000 (Rp1.407.830.800 setelah pajak)
- 1.000 gram: Rp2.808.600.000 (Rp2.815.621.500 setelah pajak)
Analisis Pergerakan Harga Emas
Penurunan harga sebesar Rp20.000 tergolong moderat dan menunjukkan adanya fase koreksi setelah pergerakan sebelumnya. Meski mengalami penurunan, harga emas masih stabil di kisaran Rp2,8 juta per gram.
Pergerakan harga emas sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:
- Harga emas global
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
- Kondisi dan sentimen ekonomi global
Peluang untuk Investor
Kondisi harga yang sedang terkoreksi sering dimanfaatkan investor sebagai momentum untuk membeli emas dengan harga lebih rendah. Namun, penting untuk tetap memperhatikan tren pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan investasi.
Kesimpulan
Harga emas Antam pada 17 April 2026 mengalami penurunan Rp20.000 menjadi Rp2.868.000 per gram. Meski turun, harga masih berada di level tinggi dan stabil. Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi peluang, namun tetap perlu mempertimbangkan faktor ekonomi global dan tren jangka panjang.


