Meski sempat terjadi kericuhan di lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Utara, pihak Satpol PP memastikan tidak ada kerusakan signifikan terhadap fasilitas gedung, khususnya di Aula Raja Inal Siregar yang menjadi lokasi kejadian, Minggu (19/4/2026).
Kasatpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pascakejadian.
Ia menegaskan bahwa kondisi aset pemerintah daerah tetap aman dan tidak mengalami kerusakan berarti.
“Kami sudah melakukan pengecekan dan tidak ditemukan adanya kerusakan pada sarana dan prasarana di lokasi kejadian,” ujarnya.
Terkait penanganan lebih lanjut terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kericuhan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
Menurutnya, saat kejadian, pihak kepolisian juga berada di lokasi dan turut melakukan pengamanan.
“Untuk pihak-pihak yang diamankan atau dibawa oleh kepolisian, itu sepenuhnya menjadi ranah Polres dan Polsek. Kami belum mendapatkan informasi detail terkait hal tersebut,” jelasnya.
Ia juga mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta meminta pihak penyelenggara kegiatan untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi internal yang lebih baik.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan ke depan setiap kegiatan bisa lebih terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya


Komentar