Polisi memastikan bahwa toko handphone di Jalan S.M. Raja yang menjadi lokasi pengancaman tidak memiliki keterkaitan dengan kasus penipuan yang dialami pelaku. Kesalahpahaman ini menjadi pemicu utama terjadinya aksi berbahaya tersebut, Minggu (19/4/2026).
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada hubungan antara toko dan pelaku penipuan.
“Dari hasil penyelidikan, toko tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan akun yang bertransaksi dengan pelaku,” ujarnya.
Ia menyebut pelaku keliru dalam mengidentifikasi pihak yang dianggap bertanggung jawab.
“Pelaku salah menduga bahwa toko tersebut adalah pihak yang menipu dirinya,” katanya.
Polisi juga telah melakukan klarifikasi kepada pihak toko terkait kejadian ini.
“Kami sudah memastikan langsung kepada pihak toko mengenai hal tersebut,” jelasnya.
Hasilnya, tidak ditemukan hubungan transaksi antara kedua pihak.
“Faktanya, toko tidak pernah menerima uang ataupun berkomunikasi dengan pelaku,” tegasnya.


Komentar