Perjalanan dari Surakarta ke Surabaya merupakan salah satu rute populer di Pulau Jawa yang sering digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pekerjaan, kuliah, hingga liburan singkat.
Jarak yang relatif dekat membuat banyak orang rutin bepergian bolak-balik di jalur ini. Karena itu, pilihan transportasi biasanya mengerucut pada dua opsi utama: bus atau kereta api.
Meski bus sering dianggap lebih murah, kereta menawarkan sejumlah keunggulan yang sulit diabaikan. Berikut lima perbedaan utama yang bisa jadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan.
Harga Tiket: Bus Lebih Ramah di Kantong
Jika fokus utama adalah penghematan, bus masih menjadi pilihan favorit. Melansir Jawapos, harga tiket bus ekonomi rute Solo–Surabaya umumnya berkisar antara Rp 77.000 hingga Rp 90.000, bahkan untuk kelas eksekutif biasanya tidak lebih dari Rp 100.000.
Di sisi lain, tiket Kereta Api Indonesia untuk kelas ekonomi berada di rentang Rp 90.000 hingga Rp 300.000, tergantung jenis kereta, kelas, dan jadwal keberangkatan. Namun, harga tiket kereta cenderung lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh lonjakan harga saat musim liburan.
Waktu Tempuh: Kereta Lebih Tepat Waktu
Dari segi durasi perjalanan, kereta api unggul karena lebih konsisten. Perjalanan Solo–Surabaya dengan kereta biasanya memakan waktu sekitar 3–4 jam dan relatif sesuai jadwal.
Sebaliknya, perjalanan menggunakan bus sangat bergantung pada kondisi lalu lintas. Jika melewati jalur non-tol atau saat jam sibuk, waktu tempuh bisa bertambah menjadi 4 hingga 6 jam atau bahkan lebih.
Kenyamanan dan Fasilitas: Kereta Lebih Unggul
Untuk urusan kenyamanan, kereta masih menjadi pilihan utama banyak penumpang. Tempat duduk lebih luas, ruang kaki lega, dan penumpang bisa bergerak bebas di dalam gerbong. Fasilitas seperti toilet yang bersih juga menjadi nilai tambah penting.
Sementara itu, bus terutama kelas ekonomi memiliki ruang yang lebih terbatas dengan fasilitas yang cenderung sederhana. Meski demikian, bus kelas eksekutif kini sudah mulai menawarkan fasilitas lebih baik seperti AC, kursi reclining, hingga hiburan.
Titik Keberangkatan dan Kedatangan
Perbedaan lokasi keberangkatan juga bisa memengaruhi pilihan. Bus biasanya berangkat dari Terminal Tirtonadi dan tiba di Terminal Purabaya.
Sedangkan kereta berangkat dari Stasiun Solo Balapan atau Stasiun Purwosari, lalu tiba di Stasiun Gubeng atau Stasiun Pasar Turi. Memilih transportasi yang titiknya paling dekat dengan lokasi asal atau tujuan tentu akan lebih praktis.
Fleksibilitas Jadwal: Bus Lebih Luwes
Bus memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas jadwal. Keberangkatan bus tersedia sangat sering, bahkan bisa setiap 30 hingga 60 menit sekali.
Sementara itu, kereta api memiliki jadwal tetap. Jika tertinggal satu jadwal, penumpang harus menunggu keberangkatan berikutnya yang bisa memiliki jeda cukup lama.
Jadi, Mana yang Lebih Cocok?
Pilihan terbaik sebenarnya tergantung kebutuhan masing-masing. Jika ingin perjalanan yang lebih hemat dan fleksibel, bus bisa menjadi pilihan utama.
Namun, jika mengutamakan kenyamanan, ketepatan waktu, dan pengalaman perjalanan yang lebih santai, kereta api jelas lebih unggul. Menariknya, rute Solo–Surabaya cukup mendukung kedua moda transportasi ini dengan baik.
Selain itu, banyak kereta jarak jauh dari Jakarta menuju Surabaya atau Malang yang melewati Solo, sehingga memberikan lebih banyak opsi perjalanan bagi penumpang. Pada akhirnya, tinggal menyesuaikan dengan prioritas: ingin lebih hemat atau lebih nyaman.
Sumber Referensi
https://www.jawapos.com/travelling/2604260137/5-perbedaan-naik-bus-vs-kereta-rute-solo-surabaya-mana-lebih-hemat-dan-nyaman


Komentar