Hasil imbang ini menjadi pukulan berat bagi Adhyaksa FC yang datang dengan target merebut puncak klasemen. Alih-alih naik, mereka justru kehilangan momentum penting dalam persaingan menuju promosi, Senin (27/4/2026).
Ade Suhendra tidak menutupi rasa kecewanya.
“Hasil ini jelas tidak sesuai dengan target kami karena sejak awal kami datang dengan ambisi meraih tiga poin penuh,” ujarnya.
Ia menilai timnya kurang tajam.Tapi tetap mampu mengkonversi menjadi gol.
“Kami memiliki beberapa peluang, tetapi tidak mampu mengonversinya menjadi gol tambahan yang menentukan,” katanya.
Menurutnya, tekanan kini semakin besar.
“Dengan situasi ini, kami tidak punya pilihan selain menang di pertandingan berikutnya,” ucapnya.
Eko Purdjianto melihat hasil ini sebagai keuntungan bagi PSMS.
“Bagi kami, hasil ini cukup membantu untuk menjaga posisi dan keluar dari tekanan yang sebelumnya ada,” ujarnya.


Komentar