Info
Beranda / Info / Program Magang Nasional 2026 – 2027 : Kuota Bertambah, Uang Saku Setara UMP

Program Magang Nasional 2026 – 2027 : Kuota Bertambah, Uang Saku Setara UMP

Program Magang Nasional 2026 - 2027 : Kuota Bertambah, Uang Saku Setara UMP
Program Magang Nasional 2026 - 2027 : Kuota Bertambah, Uang Saku Setara UMP

Pemerintah berencana meningkatkan kuota Program Magang Nasional untuk periode 2026–2027 seiring tingginya minat masyarakat. Kebijakan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan pengalaman profesional sekaligus meningkatkan keterampilan. Berdasarkan informasi resmi dari Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, peserta magang tetap akan menerima uang saku bulanan yang nilainya setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). Pembayaran tersebut masih ditanggung oleh pemerintah pusat.

Dalam keterangan resminya, pemerintah menyebut bahwa selain menambah kuota, kualitas program juga akan ditingkatkan. Peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja langsung, tetapi juga mendapatkan pembelajaran dari mentor profesional di berbagai bidang.



Tingginya Peminat Jadi Alasan Penambahan Kuota

Pada periode sebelumnya, yakni 2025–2026, program ini diikuti sekitar 100 ribu peserta dari total 400 ribu pendaftar. Tingginya angka peminat menjadi salah satu faktor utama pemerintah untuk memperluas kuota pada periode berikutnya. Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji skema baru terkait pendanaan uang saku dengan melibatkan pihak perusahaan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan.

Perusahaan Akan Dilibatkan dalam Pendanaan

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan bahwa perusahaan ke depan berpeluang ikut berkontribusi dalam pemberian uang saku peserta magang, meski bukan sebagai sumber utama. Menurutnya, keterlibatan sektor industri juga penting untuk meningkatkan mutu pelatihan, termasuk peluang mendapatkan sertifikat kompetensi bagi peserta setelah menyelesaikan program.



Pemerataan Peserta Hingga Luar Jawa

Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap distribusi peserta yang selama ini masih didominasi wilayah Pulau Jawa. Pada periode mendatang, program magang ditargetkan menjangkau lebih banyak daerah di luar Jawa agar manfaatnya lebih merata. Tak hanya itu, cakupan bidang keahlian akan diperluas. Jika sebelumnya lebih fokus pada bidang administrasi, manajemen, dan pemasaran, kini program akan mencakup berbagai sektor lain untuk menampung lebih banyak lulusan diploma maupun sarjana.

Dorong Pelatihan Vokasi dan Kesejahteraan Pekerja

Selain pengembangan program magang, pemerintah juga tengah memperkuat pelatihan vokasi, khususnya bagi lulusan SMK. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan kerja tenaga muda Indonesia. Upaya lain yang turut dibahas meliputi peningkatan keterampilan serta kesejahteraan pekerja, termasuk buruh, tenaga alih daya, hingga pekerja rumah tangga.



Kesimpulan

Program Magang Nasional 2026–2027 diproyeksikan menjadi lebih inklusif dan berkualitas dengan penambahan kuota, perluasan bidang keahlian, serta peluang kolaborasi dengan perusahaan. Dengan uang saku setara UMP dan pengalaman kerja nyata, program ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sumber

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260427191444-92-1352684/kuota-magang-nasional-2026-ditambah-berapa-upah-yang-didapat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan