Desil keluarga menentukan prioritas penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah. Masyarakat yang berada pada desil 1–4 dikategorikan rentan dan berhak mendapat bantuan lebih besar, sementara desil tinggi menunjukkan kondisi ekonomi lebih sejahtera. Namun, kondisi ekonomi bisa berubah, dan data di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak selalu langsung mencerminkan perubahan itu.
Artikel ini membahas cara menurunkan status desil, syarat yang diperlukan, dan langkah-langkah praktis agar peluang mendapatkan bansos lebih besar. Panduan ini penting untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran sesuai kondisi nyata keluarga.
Apa Itu Desil dan Mengapa Penting untuk Bansos?
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam 10 kategori, mulai dari desil 1 (paling tidak mampu) hingga desil 10 (paling sejahtera).
- Desil 1–4: Prioritas utama penerima bansos.
- Desil 5–10: Kelompok dengan kondisi ekonomi lebih stabil, sehingga prioritas bantuan lebih rendah.
Kondisi ekonomi keluarga bisa berubah, misalnya dari cukup menjadi membutuhkan. Agar data lebih akurat, masyarakat dapat mengajukan penurunan desil sehingga peluang menerima bansos meningkat.
Mengapa Menurunkan Desil Itu Penting?
- Memastikan data ekonomi keluarga sesuai kondisi riil.
- Membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran.
- Meningkatkan peluang keluarga mendapatkan bansos sesuai kebutuhan.
Pembaruan harus diajukan dengan data jujur dan akurat, karena proses verifikasi melibatkan survei dan pemadanan data oleh BPS.
Syarat dan Proses Menurunkan Status Desil
Berikut prosedur resmi menurunkan desil, dikutip dari unggahan Instagram Pusdatin Kesos (@pusdatinkesos):
- Datangi desa/kelurahan atau dinas sosial setempat. Ajukan permohonan pembaruan data DTSEN.
- Ajukan pembaruan DTSEN. Sampaikan kondisi ekonomi keluarga secara jujur, lengkap, dan detail.
- Survei lapangan. Petugas akan melakukan survei, pastikan memberikan jawaban sesuai kondisi nyata.
Musyawarah desa - Hasil survei dibahas dalam musyawarah desa untuk validasi data. Pemadanan dan perangkingan ulang oleh BPS
- Data pemohon dikirim ke BPS untuk diperiksa, diverifikasi, dan dilakukan perangkingan ulang agar hasil desil terbaru valid dan tepat sasaran.
Catatan: Proses ini memerlukan waktu, jadi ajukan pembaruan sedini mungkin agar perubahan desil tercatat sebelum tahap pencairan bansos berikutnya.
Cara Cek Desil Via Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui proses resmi di desa/kelurahan, kamu bisa cek status desil DTSEN melalui aplikasi resmi Cek Bansos.
Langkah-langkah Mengecek Desil
- Unduh aplikasi Cek Bansos di handphone (Android/iOS).
- Masuk/login jika sudah memiliki akun; jika belum, klik Buat Akun Baru.
- Isi data pribadi lengkap:
- Nomor Kartu Keluarga (KK)
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nama lengkap sesuai KTP
- Nomor telepon
- Username & Password
- Lampirkan swafoto (selfie) dengan KTP beserta foto KTP.
- Pastikan data sudah benar, lalu klik Buat Akun.
Setelah akun dibuat, login menggunakan username dan password terdaftar.
Di menu utama, pilih Profil, kemudian informasi Peringkat Kesejahteraan Keluarga akan muncul. Angka yang tertera menunjukkan status desil DTSEN. Selain itu, kamu juga dapat melihat Profil Keluarga, yang memuat data anggota keluarga yang tercatat di DTSEN.
Dengan aplikasi ini, kamu bisa memantau posisi desil keluarga secara cepat dan mempersiapkan dokumen untuk pengajuan penurunan desil jika diperlukan.
Kesimpulan
Menurunkan desil dan cek status desil sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Proses ini harus dilakukan dengan data jujur, melalui tahapan resmi di desa/kelurahan, serta dapat dipantau melalui aplikasi Cek Bansos. Dengan desil yang sesuai kondisi riil, peluang mendapatkan bantuan pemerintah meningkat dan distribusi bansos menjadi lebih tepat sasaran.
Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8432712/cara-menurunkan-desil-supaya-bisa-mendapat-bansos


Komentar