Berita Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik : Tips Jitu Agar Cepat Diterima

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik : Tips Jitu Agar Cepat Diterima

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik : Tips Jitu Agar Cepat Diterima
Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik : Tips Jitu Agar Cepat Diterima

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja? Setiap pencari kerja perlu menyiapkan surat lamaran yang akan dikirimkan ke perusahaan tujuan. Selain itu, pelamar juga harus memiliki CV (Curriculum Vitae) sebagai pelengkap.

Surat lamaran kerja yang baik disusun dengan memperhatikan struktur penulisan yang tepat. Berikut penjelasan mengenai surat lamaran kerja, mulai dari pengertian, isi, hingga cara membuatnya.



Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik : Tips Jitu Agar Cepat Diterima

Mengacu pada buku 30 Hari Mencari Kerja karya M. Hariwijaya, surat lamaran kerja (application letter) merupakan surat yang dibuat untuk mengajukan permohonan kerja sesuai posisi yang diinginkan. Surat ini harus disusun secara menarik agar dapat memikat perhatian pihak HRD.

Berikut langkah-langkah membuat surat lamaran kerja yang baik:

  1. Tampilkan diri secara apa adanya, jujur, dan tetap profesional dalam penulisan
  2. Cantumkan sumber informasi lowongan yang dilamar dengan jelas
  3. Jelaskan secara singkat alasan Anda tertarik melamar posisi tersebut
  4. Sampaikan bagaimana Anda dapat berkembang sekaligus memberi kontribusi bagi perusahaan
  5. Gunakan kalimat yang ringkas, jelas, dan mudah dipahami agar perekrut dapat mengenal Anda dengan cepat
  6. Hindari membuat surat terlalu panjang, cukup satu halaman
  7. Gunakan bahasa yang sopan, lugas, dan efektif
  8. Tonjolkan kelebihan atau nilai positif yang Anda miliki
  9. Lampirkan dokumen pendukung sesuai persyaratan yang diminta




Isi Surat Lamaran Kerja

Sebelum menyusun surat lamaran, penting untuk memahami bagian-bagiannya, yaitu:

  1. Alamat pengirim: Ditulis di bagian kanan atas
  2. Tanggal surat: Diletakkan dua atau tiga baris di bawah alamat pengirim
  3. Alamat tujuan: Berisi nama perusahaan, nama gedung, dan alamat lengkap
  4. Salam pembuka: Gunakan “Dengan hormat” (Bahasa Indonesia) atau “Dear Sir/Madam” (Bahasa Inggris)
  5. Isi surat: Terdiri dari paragraf pembuka, isi utama, dan penutup
  6. Salam penutup: Diletakkan beberapa spasi di bawah isi surat




Perbedaan Surat Lamaran Kerja dan CV

Selain memahami cara membuatnya, penting juga mengetahui perbedaan antara surat lamaran dan CV. Keduanya sama-sama penting dalam proses melamar pekerjaan, namun memiliki fungsi berbeda.

Surat lamaran kerja berisi pernyataan minat dan penawaran diri kepada perusahaan, sedangkan CV memuat data diri, riwayat pendidikan, serta pengalaman kerja pelamar.

Kesimpulan

Surat lamaran kerja merupakan dokumen penting yang harus disiapkan oleh setiap pencari kerja sebagai bentuk pengajuan diri ke perusahaan yang dituju. Dalam penyusunannya, surat lamaran harus dibuat secara sistematis dengan memperhatikan struktur yang benar, menggunakan bahasa yang sopan, singkat, dan jelas.

Selain itu, isi surat lamaran perlu mampu menggambarkan motivasi, kemampuan, serta kelebihan pelamar agar dapat menarik perhatian pihak HRD. Penting juga untuk melengkapi surat lamaran dengan CV dan dokumen pendukung lainnya.



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan