Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, banyak masyarakat mulai mempertanyakan apakah pemerintah akan kembali menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal perayaan tersebut.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah memang menggunakan sidang isbat untuk menentukan awal bulan hijriah, termasuk awal Zulhijah yang menjadi dasar penetapan Hari Raya Idul Adha.
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Tetap Digelar
Kementerian Agama Republik Indonesia atau Kemenag RI dijadwalkan menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu, 17 Mei 2026 seperti dilansir dari laman detikNews.
Sidang tersebut dilakukan untuk menentukan tanggal 1 Zulhijah berdasarkan metode hisab dan rukyatul hilal. Hasil penetapan itu nantinya menjadi acuan resmi penentuan 10 Zulhijah atau Hari Raya Idul Adha 2026.
Pengertian Sidang Isbat
Sidang isbat merupakan forum resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan hijriah. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat Islam, ahli astronomi, hingga instansi terkait.
Dalam prosesnya, pemerintah menggunakan dua metode utama, yakni hisab dan rukyat. Ini perbedaannya:
- Metode hisab dilakukan melalui perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi hilal
- Metode rukyat dilakukan dengan pengamatan langsung hilal di lapangan
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa hisab berfungsi memberikan gambaran posisi hilal, sedangkan rukyat menjadi proses konfirmasi melalui pengamatan langsung. Pendekatan tersebut digunakan agar keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan data astronomi, tetapi juga hasil pemantauan di lapangan.
Jadwal Sidang Isbat Idul Adha 2026
Berikut jadwal sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H sekaligus Idul Adha 2026:
- Hari, tanggal: Minggu, 17 Mei 2026
- Bertepatan dengan: 29 Zulkaidah 1447 H
- Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta
Melalui sidang tersebut, pemerintah akan menetapkan awal Zulhijah setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia.
Tahapan Sidang Isbat Penetapan Idul Adha
Menurut Kemenag, proses sidang isbat dilakukan melalui beberapa tahapan.
Seminar Posisi Hilal
Rangkaian sidang dimulai dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kemenag. Seminar ini biasanya terbuka untuk publik sebagai bentuk transparansi informasi.
Pengumpulan Laporan Rukyatul Hilal
Setelah seminar selesai, panitia menerima laporan hasil pemantauan hilal dari berbagai titik pengamatan di Indonesia, mulai dari wilayah barat hingga timur.
Sidang Penetapan
Tahap terakhir adalah sidang penetapan yang dipimpin Menteri Agama bersama peserta sidang lainnya. Dalam forum tersebut, pemerintah akan menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara resmi yang menjadi dasar penentuan Hari Raya Idul Adha 2026.
Jadwal Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan jadwal Idul Adha 1447 H melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Berdasarkan maklumat PP Muhammadiyah, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Berikut rincian tanggalnya:
- 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
- 9 Zulhijah atau Hari Arafah: Selasa, 26 Mei 2026
- 10 Zulhijah atau Idul Adha: Rabu, 27 Mei 2026
Penetapan resmi pemerintah nantinya akan diumumkan setelah sidang isbat selesai digelar pada 17 Mei 2026.
Sumber Referensi
https://news.detik.com/berita/d-8478818/apakah-idul-adha-2026-ada-sidang-isbat-simak-jadwalnya


Komentar