BPJS Ketenagakerjaan
Beranda / BPJS Ketenagakerjaan / Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Tanpa Ribet

Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Tanpa Ribet

Program Jaminan Hari Tua atau JHT dari BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang banyak dimanfaatkan para pekerja di Indonesia. Program ini memberikan jaminan finansial bagi peserta ketika memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, hingga meninggal dunia.
JHT dapat diikuti oleh seluruh pekerja, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah. Kehadiran program ini dinilai penting karena membantu pekerja memiliki tabungan jangka panjang yang dapat digunakan pada kondisi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memberikan perlindungan ekonomi di masa depan, program JHT juga menawarkan kemudahan akses layanan, termasuk pengecekan saldo secara digital melalui aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Program JHT Memberikan Perlindungan Finansial bagi Pekerja

Jaminan Hari Tua merupakan program yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta. Dana yang diterima berasal dari akumulasi iuran bulanan yang dibayarkan selama masa kepesertaan ditambah hasil pengembangan dana investasi.

Manfaat tersebut nantinya dapat dicairkan sekaligus ketika peserta memenuhi syarat tertentu. Program ini dirancang untuk membantu pekerja memiliki cadangan dana ketika sudah tidak lagi aktif bekerja.
Pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong pekerja agar aktif mengikuti program ini karena manfaatnya dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi keluarga di masa mendatang.



Kondisi yang Membuat Saldo JHT Bisa Dicairkan

Peserta JHT dapat mencairkan dana ketika telah mencapai usia pensiun atau mengalami kondisi tertentu yang telah ditetapkan dalam aturan program.
Beberapa kondisi yang memungkinkan pencairan saldo JHT antara lain:

  • Peserta telah memasuki usia 56 tahun.
  • Mengundurkan diri dari pekerjaan dan tidak lagi aktif bekerja.
  • Mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK.
  • Meninggalkan Indonesia untuk selamanya.
  • Mengalami cacat total tetap.
  • Peserta meninggal dunia.

Selain pencairan penuh, peserta juga dapat mengambil sebagian saldo JHT untuk kebutuhan tertentu. Misalnya untuk persiapan masa pensiun atau kebutuhan kepemilikan rumah. Namun, pengambilan sebagian saldo hanya dapat dilakukan jika peserta telah memiliki masa kepesertaan minimal 10 tahun dan pencairan tersebut hanya dapat dilakukan 1 kali.



Sumber Dana dan Pengembangan Saldo JHT

Melansir dari laman bpjsketenagakerjaan.go.id, saldo JHT berasal dari iuran bulanan pekerja dan perusahaan. Besaran iuran yang masuk ke program JHT mencapai 5,7 persen dari total upah bulanan peserta.

Dari jumlah tersebut, sebesar 2 persen dibayarkan oleh pekerja dan 3,7 persen ditanggung perusahaan tempat peserta bekerja. Dana yang terkumpul kemudian dikembangkan melalui investasi agar nilai saldo terus bertambah setiap tahunnya.

Pengembangan dana biasanya dilakukan melalui instrumen investasi yang relatif aman seperti obligasi dan surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal. Hasil pengembangan inilah yang turut menambah nilai saldo peserta dari waktu ke waktu.



Cara Mudah Mengecek Saldo JHT Lewat Aplikasi JMO

BPJS Ketenagakerjaan kini menyediakan layanan digital untuk memudahkan peserta memantau saldo JHT secara praktis melalui aplikasi JMO.
Berikut langkah-langkah mengecek saldo JHT:

  1. Buka aplikasi JMO. Akses aplikasi JMO yang ada di ponsel Anda, kemudian cari dan klik menu Jaminan Hari Tua.
  2. Klik cek saldo. Setelah menu Jaminan Hari Tua terbuka, Anda dapat memilih menu Cek Saldo.
    Pilih akun kepesertaan. Selanjutnya, pilih Nomor Kartu Peserta (KPJ) yang tersimpan dalam akun JMO Anda.
  3. Saldo terkini ditampilkan. Usai memilih KPJ, saldo terkini Anda akan muncul di layar ponsel, beserta detail terakhir yang dilaporkan. Detail ini meliputi status kepesertaan, segmen peserta, perusahaan tempat bekerja, jumlah tenaga kerja, iuran terakhir yang dibayar, tanggal pembayaran iuran terakhir, dan program yang diikuti.
  4. Melalui aplikasi tersebut, peserta juga dapat melihat informasi lain seperti status kepesertaan, perusahaan tempat bekerja, jumlah iuran terakhir, tanggal pembayaran iuran, hingga program yang sedang diikuti. Layanan digital ini membantu peserta mendapatkan informasi saldo secara cepat tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.




Kesimpulan

Program JHT BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk perlindungan penting bagi pekerja Indonesia karena memberikan jaminan finansial jangka panjang. Dana yang terkumpul berasal dari iuran peserta dan perusahaan yang terus dikembangkan melalui investasi sehingga nilainya dapat bertambah.
Selain manfaat pencairan saat pensiun atau kondisi tertentu, peserta juga dimudahkan dengan layanan digital untuk mengecek saldo kapan saja melalui aplikasi JMO. Dengan memahami manfaat dan cara pengelolaannya, pekerja dapat memanfaatkan program JHT sebagai persiapan keuangan yang lebih aman di masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan