Puasa Arafah Menjelang Iduladha
Sehari sebelum umat Islam merayakan Iduladha, terdapat amalan sunnah yang sangat dianjurkan, yaitu puasa Arafah. Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan wukuf di Padang Arafah bagi jamaah haji.
Bagi kaum Muslimin yang tidak sedang berhaji, puasa ini menjadi kesempatan berharga untuk meraih pahala besar. Tahun 2026, puasa Arafah diperkirakan jatuh pada Selasa, 26 Mei, sehari sebelum Iduladha.
Keutamaan Puasa Arafah
Menghapus Dosa Dua Tahun
Puasa Arafah diyakini mampu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Inilah sebabnya ia disebut sebagai salah satu puasa sunnah paling utama.
Pahala Berlipat Ganda
Hari-hari awal bulan Dzulhijjah dikenal sebagai waktu terbaik untuk beramal. Setiap ibadah, termasuk puasa Arafah, akan diganjar pahala berlipat. Selain berpuasa, dianjurkan pula memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.
Waktu Mustajab Berdoa
Hari Arafah dianggap sebagai momen istimewa untuk berdoa. Banyak Muslim memohon rezeki, kesehatan, dan ampunan pada hari ini. Suasana spiritualnya bertepatan dengan puncak ibadah haji, sehingga doa diyakini lebih mudah dikabulkan.
Meningkatkan Ketakwaan
Puasa Arafah juga melatih kesabaran dan memperkuat iman. Dengan menahan lapar dan menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, seorang Muslim semakin dekat kepada Allah SWT.
Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah
Pada dasarnya, doa berbuka puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti doa berbuka puasa sunnah pada umumnya. Dikutip dari Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah karya Nur Solikhin, berikut bacaan yang umum diamalkan umat Islam.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa orang berpuasa saat berbuka tidak akan ditolak. Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Tirmizi dan Ahmad. Karena itu, membaca doa berbuka puasa Arafah menjadi amalan penting untuk mensyukuri nikmat Allah.
Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah Allahuma laka shumtu:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Arab-latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar raahimin.
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”
Doa Berbuka Puasa Tarwiyah dan Arafah Dzahaba:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Arab-latin: Dzahabadh dzama’u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya: “Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, insyaallah.”
Penutup
Dengan melaksanakan puasa Arafah dan membaca doa berbuka puasa Arafah, umat Islam dapat meraih ampunan, pahala berlipat, serta memperkuat keimanan menjelang Iduladha.


Komentar