Bansos BPNT atau Bantuan Pangan Non-Tunai merupakan program bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah Indonesia dalam rangka membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan.
Bantuan ini diberikan sebesar Rp200.000 per bulan dan disalurkan melalui transfer ke akun Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BSI. Selain itu, penyaluran juga dapat diambil di Kantor Pos yang dikelola oleh PT Pos Indonesia.
Setelah saldo diterima, maka tidak bisa diambil dalam bentuk uang tunai, melainkan dipakai untuk membeli beras, telur, atau bahan makanan bergizi lainnya di e-Warong atau tempat belanja resmi yang ditunjuk.
Kapan BPNT Tahap 3 2026 Cair
Dilansir dari laman resmi Kemensos, bahkan Bansos BPNT yang berlangsung pada tahap 3 mulai dilakukan pada Senin, 20 Juli 2026. Tahap 3 ini mencakup untuk periode bulan Juli, Agustus, dan September 2026.
Meski dijadwalkan mulai cair pada 20 Juli 2026, BPNT tidak dicairkan secara serentak di seluruh Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga waktu penerimaan bantuan dapat berbeda di setiap daerah maupun Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kriteria dan Syarat Penerima BPNT 2026
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah menerapkan sejumlah kriteria ketat. Berikut adalah syarat bagi penerima BPNT tahun 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP dan NIK yang masih berlaku.
- Tercatat di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Berada pada kelompok kesejahteraan desil 1 hingga desil 4.
- Bukan anggota TNI, Polri, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).
- Penghasilannya berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah daerah setempat.
- Tidak berstatus sebagai penerima dana pensiun dari anggaran negara.
Bagaimana Cara Cek BPNT 2026
Untuk mengecek BPNT Tahap 3 dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi Cek Bansos yang harus didownload terlebih dahulu melalui Google Play Store dan App Store. Selain itu juga bisa menggunakan link kemensos yang beralamat di cekbansos.kemensos.go.id.
Cek BPNT Melalui Aplikasi Cek Bansos
Untuk mengecek BPNT melalui Aplikasi Cek Bansos, anda harus mendownload aplikasinya terlebih dahulu di Play Store atau App Store. Metode ini sedikit lebih membutuhkan waktu dibandingkan dengan metode menggunakan link kemensos.
- Unduh “Aplikasi Cek Bansos” dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan masuk ke menu pencarian/cek bansos.
- Ketikkan NIK Anda.
- Klik “Cari Data”. Sistem akan menampilkan rincian jenis dan periode bantuan jika Anda terdaftar.
Cek BPNT Melalui Link Resmi Kemensos
Pengecekan melalui link resmi kemensos lebih mudah dikarenakan hanya membutuhkan browser yang memang sudah tersedia di ponsel. Berikut langkah langkah pengecekan BPNT melalui link cekbansos.kemensos.go.id
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Ketik ulang kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik “Cari Data”. Rincian status penyaluran dan jenis bansos akan muncul jika Anda adalah penerima.
Catatan: Jika nama Anda tidak muncul namun Anda merasa bahwa berhak untuk menerima bantuan, silakan laporkan dan minta bantuan kepada pendamping sosial atau aparatur desa di domisili Anda.
Penutup
Dengan adanya layanan pengecekan BPNT melalui HP, masyarakat kini dapat mengetahui status penerima bantuan secara lebih mudah, cepat, dan praktis tanpa harus datang langsung ke kantor terkait. Masyarakat cukup menggunakan situs resmi Cek Bansos Kemensos atau aplikasi Cek Bansos untuk mendapatkan informasi mengenai kepesertaan serta bantuan yang diterima.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas pada KTP agar hasil pengecekan dapat ditampilkan dengan benar. Jika terdaftar sebagai penerima BPNT, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan tujuan program, yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk selalu memperbarui informasi terkait penyaluran melalui sumber resmi Kemensos agar tidak tertinggal mengenai jadwal pencairan maupun kebijakan terbaru.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, KPM dapat memastikan status penerimaan bantuan tetap sesuai dengan data yang tercatat.


