Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali melanjutkan penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahun 2026 sebagai program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Selain membuka pendataan penerima baru Tahap 2, pemerintah juga menyediakan layanan pengecekan status penerima secara online melalui situs resmi Edu Jakarta.
Bagi siswa maupun orang tua, penting untuk mengetahui cara mengecek status penerima sekaligus memahami syarat yang harus dipenuhi agar dapat memperoleh bantuan KJP Plus 2026.
Cara Cek Status Penerima KJP Plus 2026
Status penerima KJP Plus dapat dicek secara online melalui laman resmi Edu Jakarta dengan langkah-langkah berikut:
- Buka situs Edu Jakarta melalui halaman pengecekan KJP.
- Pilih jenis bantuan KJP sesuai jenjang pendidikan.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa yang terdaftar pada Kartu Keluarga (KK) atau KTP orang tua.
- Pilih tahap penyaluran bantuan yang ingin dicek.
- Klik tombol “Cek NIK”.
- Sistem akan menampilkan status penerima berdasarkan data yang telah terdaftar.
Melalui layanan ini, siswa dan orang tua dapat mengetahui apakah telah ditetapkan sebagai penerima KJP Plus Tahun 2026.
Baca juga : Kalender Agustus 2026, Ini Daftar Tanggal Merah dan Hari Besar yang Perlu Diketahui
Syarat Penerima KJP Plus Tahun 2026
Calon penerima KJP Plus harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu:
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai penduduk Provinsi DKI Jakarta.
- Berdomisili di DKI Jakarta minimal 5 tahun berturut-turut.
- Berusia 6 hingga 21 tahun.
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau merupakan penerima manfaat panti sosial.
- Berstatus sebagai peserta didik di sekolah negeri maupun swasta di wilayah DKI Jakarta.
- Tidak memiliki kendaraan pribadi roda empat.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Pendataan KJP Plus dilakukan melalui sekolah. Oleh karena itu, calon penerima perlu melengkapi beberapa dokumen berikut:
- Formulir pendaftaran.
- Surat permohonan kepada Gubernur DKI Jakarta.
- Surat pernyataan kesediaan menggunakan dana KJP Plus sesuai ketentuan.
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi KTP orang tua atau wali.
Besaran Dana KJP Plus Tahun 2026
Besaran bantuan KJP Plus berbeda pada setiap jenjang pendidikan.
| Jenjang | Dana Pribadi | Tambahan SPP Sekolah Swasta |
|---|---|---|
| SD/MI/SDLB | Rp250.000 | Rp130.000 |
| SMP/MTs/SMPLB | Rp300.000 | Rp170.000 |
| SMA/MA/SMALB | Rp420.000 | Rp290.000 |
| SMK | Rp450.000 | Rp240.000 |
| PKBM | Rp300.000 | – |
Informasi Penting Pendataan KJP Plus 2026
Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam proses pendataan penerima KJP Plus, yaitu:
- Pendataan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama.
- Prioritas penerima ditentukan berdasarkan tingkat kesejahteraan (desil) serta ketersediaan kuota anggaran.
- Penerima KJP Plus yang telah memperoleh bantuan sebelumnya tetap dapat menerima bantuan hingga menyelesaikan pendidikan selama masih memenuhi persyaratan.
- Penetapan penerima dilakukan melalui proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku.
- Pendaftaran penerima baru dilakukan melalui sekolah, bukan oleh siswa secara mandiri.
Kesimpulan
KJP Plus Tahun 2026 kembali memberikan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di DKI Jakarta. Untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima, siswa dan orang tua dapat melakukan pengecekan status secara online melalui Edu Jakarta menggunakan NIK.
Pastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi, dokumen yang dibutuhkan telah lengkap, serta berkoordinasi dengan pihak sekolah agar proses pendataan dan verifikasi berjalan lancar sehingga peluang memperoleh bantuan KJP Plus Tahun 2026 semakin besar.


