Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 diperkirakan akan segera dibuka. Meski Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengumumkan jadwal resmi, sinyal dimulainya seleksi sudah mulai terlihat melalui sejumlah unggahan di media sosial resmi BKN.
Melalui akun Instagram @bkngoidofficial, BKN mengisyaratkan bahwa seleksi Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dimulai. Dalam unggahan tersebut, BKN juga menyebutkan ada sembilan sekolah kedinasan yang akan membuka penerimaan calon taruna dan mahasiswa baru tahun ini.
Pada unggahan terbaru, BKN mengimbau calon peserta mulai mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini, terutama dokumen administrasi yang menjadi syarat utama saat pendaftaran dibuka.
4 Dokumen Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026
Berikut empat dokumen penting yang wajib disiapkan sebelum mendaftar Sekolah Kedinasan 2026.
- Scan KTP, KIA, atau Kartu Keluarga (KK)
Calon peserta harus menyiapkan hasil scan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi yang belum memiliki KTP, dokumen tersebut dapat diganti dengan Kartu Identitas Anak (KIA). Selain itu, Kartu Keluarga (KK) juga menjadi dokumen yang umumnya wajib dilampirkan saat pendaftaran. - Scan Akta Kelahiran
Akta kelahiran merupakan dokumen resmi yang memuat identitas dasar seperti nama, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua. Pastikan hasil scan memiliki kualitas yang jelas agar seluruh informasi dapat terbaca dengan baik. - Scan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
Peserta umumnya diwajibkan mengunggah ijazah SMA/SMK/sederajat. Jika ijazah belum diterbitkan, biasanya pendaftar masih dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan. - Scan Transkrip Nilai
Dokumen berikutnya adalah transkrip nilai. Sebelum mendaftar, pastikan nilai yang dimiliki telah memenuhi persyaratan minimum pada sekolah kedinasan yang dipilih agar peluang lolos seleksi administrasi lebih besar.
Perlu diketahui, setiap sekolah kedinasan dapat menetapkan persyaratan tambahan yang berbeda. Oleh karena itu, calon peserta disarankan membaca pengumuman resmi dari masing-masing instansi sebelum melakukan pendaftaran.
Cara Membuat Akun SSCASN BKN untuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026
Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran Sekolah Kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Peserta yang belum memiliki akun wajib melakukan registrasi terlebih dahulu.
Berikut langkah-langkah membuat akun SSCASN:
- Siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
- Buka laman sscasn.bkn.go.id.
- Klik menu “Buat Akun”.
- Ikuti proses verifikasi wajah.
- Masukkan data identitas sesuai dokumen kependudukan.
- Pastikan seluruh data sudah benar sebelum melanjutkan.
- Buat password dan simpan dengan baik.
- Lakukan konfirmasi hingga proses pendaftaran akun selesai.
Daftar Sekolah Kedinasan yang Membuka Seleksi 2026
BKN menginformasikan terdapat sembilan sekolah kedinasan yang akan membuka seleksi pada tahun 2026, yaitu:
- Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN – Kementerian Keuangan.
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – Kementerian Dalam Negeri.
- Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan untuk bidang transportasi darat, laut, dan udara.
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) – Kementerian Hukum.
- Politeknik Statistika STIS – Badan Pusat Statistik (BPS).
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) – Badan Intelijen Negara (BIN).
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) – BMKG.
Tips Sebelum Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka
Agar tidak terburu-buru saat pendaftaran resmi dimulai, calon peserta sebaiknya:
- Menyiapkan seluruh dokumen dalam format digital sesuai ketentuan.
- Memastikan data pada KTP, KK, ijazah, dan akta kelahiran sudah sesuai.
- Membuat akun SSCASN lebih awal.
- Rutin memantau pengumuman resmi dari BKN dan sekolah kedinasan tujuan.
Kesimpulan
Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 diperkirakan akan segera dibuka melalui portal SSCASN BKN. Meski jadwal resmi belum diumumkan, calon peserta sudah bisa mempersiapkan dokumen penting seperti KTP, KK, akta kelahiran, ijazah, dan transkrip nilai.


