PKH Agustus 2026 cair tanggal berapa? Pertanyaan ini mulai banyak dicari masyarakat seiring dimulainya penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2026.
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membantu keluarga miskin dan rentan memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PKH Agustus 2026 Cair Tanggal Berapa?
Pencairan PKH dilakukan secara bertahap, sehingga tidak seluruh penerima memperoleh bantuan pada tanggal yang sama.
Perbedaan jadwal penyaluran dapat terjadi karena proses validasi data, kesiapan administrasi, hingga mekanisme distribusi di masing-masing daerah.
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, disarankan untuk rutin mengecek status penyaluran melalui layanan resmi Kemensos atau menghubungi pendamping sosial maupun dinas sosial setempat.
Syarat Penerima PKH Agustus 2026
Berdasarkan pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Keluarga Harapan, penerima PKH berasal dari keluarga yang memenuhi kriteria dalam tiga komponen berikut.
- Komponen Kesehatan
- Ibu hamil.
- Anak usia dini 0–6 tahun.
- Komponen Pendidikan
- Anak SD/sederajat.
- Anak SMP/sederajat.
- Anak SMA/sederajat.
- Penerima pada komponen pendidikan maksimal berusia 21 tahun, atau hingga 24 tahun apabila belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
- Komponen Kesejahteraan Sosial
- Lanjut usia.
- Penyandang disabilitas berat.
Selain memenuhi salah satu komponen tersebut, calon penerima juga harus terdaftar pada Desil 1–4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penetapan penerima bansos.
Siapa yang Tidak Berhak Menerima PKH?
Kemensos menetapkan sejumlah kategori masyarakat yang tidak memenuhi syarat menerima PKH, di antaranya:
- Alamat atau identitas penerima tidak ditemukan.
- Penerima telah meninggal dunia.
- Berstatus ASN, anggota TNI, Polri, atau aparatur negara lainnya.
- Anggota keluarga ASN, TNI, atau Polri.
- Pensiunan ASN, TNI, atau Polri.
- Guru yang telah tersertifikasi.
- Memiliki penghasilan tetap dari APBN atau APBD.
- Memiliki penghasilan di atas UMP atau UMK.
- Terdaftar sebagai pemilik atau pengurus perusahaan.
- Berprofesi sebagai tenaga kesehatan.
- Berstatus aktif sebagai perangkat desa.
- Menolak menerima bantuan sosial dan PBI Jaminan Kesehatan.
- Dinilai telah mampu sesuai hasil verifikasi PKH.
Cara Cek Penerima PKH Agustus 2026
Masyarakat dapat melakukan cek penerima PKH Agustus 2026 melalui website maupun aplikasi resmi Kemensos.
Cara Cek PKH Lewat Website
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Isi kode captcha.
- Klik tombol Cari Data.
- Sistem akan menampilkan status penerima beserta jenis bantuan yang diterima.
Cara Cek PKH Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan 16 digit NIK.
- Klik Cari Data.
- Informasi mengenai status PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya akan ditampilkan secara otomatis.
Nominal PKH Agustus 2026
Besaran bantuan PKH berbeda sesuai kategori penerima. Rinciannya sebagai berikut:
- Ibu hamil: Rp250.000 per bulan atau Rp750.000 per tahap.
- Anak usia 0–6 tahun: Rp250.000 per bulan atau Rp750.000 per tahap.
- Anak SD: Rp75.000 per bulan atau Rp225.000 per tahap.
- Anak SMP: Rp125.000 per bulan atau Rp375.000 per tahap.
- Anak SMA: Rp166.666 per bulan atau Rp500.000 per tahap.
- Penyandang disabilitas berat: Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap.
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp900.000 per bulan atau Rp2.700.000 per tahap.
Karena penyaluran dilakukan setiap tiga bulan, penerima akan memperoleh dana sesuai nominal per tahap berdasarkan kategori masing-masing.
Kesimpulan
PKH Agustus 2026 merupakan bagian dari penyaluran tahap III yang berlangsung untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran mulai dilakukan sejak 20 Juli 2026, namun pencairannya berlangsung secara bertahap sehingga jadwal setiap daerah dapat berbeda.


