Pemerintah Kota Medan mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (KATALIS P2DD) 2026 yang digelar secara hybrid oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, Rabu (4/3/2026) lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Command Center Kantor Wali Kota Medan, diikuti oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman. Turut mendampingi Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kepala Bapenda M Agha Novrian, serta Plt Kepala BKAD.
Mengusung tema “Percepatan Realisasi Penerimaan dan Belanja Daerah melalui Transformasi Digital”, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diikuti pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.
Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman menyampaikan bahwa Pemko Medan mendukung penuh percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah.
“Pemko Medan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dan literasi digital perangkat daerah agar transformasi digital, baik pada sisi penerimaan maupun belanja daerah, dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” berdasarkan keterangan yang tertulis.
Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto serta Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta yang membahas strategi percepatan digitalisasi keuangan daerah.
Sebagai simbol komitmen percepatan digitalisasi, kegiatan ini juga ditandai dengan pemindaian QR Code menggunakan sistem pembayaran digital QRIS oleh para pejabat terkait.
Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur dalam mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

















