Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu program pendanaan pendidikan yang paling diminati oleh mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Program ini dikelola oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan dan bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Setiap tahun, ribuan mahasiswa dari berbagai daerah berusaha mendapatkan kesempatan ini karena manfaat yang diberikan sangat lengkap. Tidak hanya menanggung biaya kuliah, LPDP juga menyediakan berbagai bentuk bantuan finansial lain yang mendukung kelancaran studi penerimanya selama berada di luar negeri.
Banyak calon pelamar yang belum memahami secara menyeluruh komponen dana yang diberikan oleh beasiswa LPDP. Padahal, memahami struktur pembiayaan ini penting agar calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum berangkat menempuh pendidikan. Secara umum, pendanaan beasiswa LPDP luar negeri mencakup dana pendidikan, biaya pendukung, dan dana hidup bulanan, berikut rincian dana LPDP dilansir dari laman Metro.
Dana Pendidikan
Komponen pertama yang menjadi bagian utama dari beasiswa LPDP adalah dana pendidikan. Dana ini digunakan untuk menanggung berbagai biaya akademik yang diperlukan selama menjalani perkuliahan di universitas tujuan.
Terdapat sejumlah dana yang ditanggung pemerintah untuk mendukung studi S1 dan S2 penerima beasiswa LPDP di luar negeri, diantaranya;
- Dana pendidikan: At cost
- Dana pendaftaran: At cost
- Dana tunjangan buku: Maksimal Rp10 juta/per tahun.
- Dana bantuan penelitian tesis/disertasi: Maksimal Rp40 juta untuk tesis dan Rp100 juta (disertasi).
- Dana bantuan seminar/konferensi internasional: Maksimal Rp15 juta.
- Dana bantuan publikasi Jurnal Internasional: Maksimal Rp25 juta.
Dengan adanya dukungan dana pendidikan ini, penerima beasiswa dapat lebih fokus pada kegiatan belajar dan pengembangan diri tanpa harus memikirkan beban biaya akademik selama masa studi.
Biaya Pendukung
Selain dana pendidikan, LPDP juga menyediakan biaya pendukung untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan lain selama proses studi berlangsung. Komponen ini berfungsi sebagai dukungan tambahan agar mahasiswa dapat menjalani pendidikan di luar negeri dengan lebih nyaman.
Pemerintah juga turut menanggung komponen biaya hidup untuk menunjang kebutuhan penerima beasiswa (awardee) di luar negeri, diantaranya:
- Dana transportasi: At cost
- Dana aplikasi visa: At cost
- Dana asuransi kesehatan: Maksimal Rp29 juta/tahun.
- Dana kedatangan: 200 persen dari living allowance.
- Dana hidup bulanan: Disesuaikan dengan negara studi.
- Dana tunjangan keluarga: 25 persen dari living allowance (maksimal 2 orang).
- Dana keadaan darurat (force majure): Merupakan dana yang ditujukan untuk keadaan darurat yang
- mencakup sakit kronis, meninggal dunia hingga bencana alam.
Beberapa komponen biaya pendukung lainnya dapat berupa dana kedatangan awal (settlement allowance) yang diberikan ketika mahasiswa pertama kali tiba di negara tujuan. Dana ini biasanya digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan awal seperti tempat tinggal, perlengkapan belajar, atau kebutuhan sehari-hari pada masa awal adaptasi.
Dana Hidup Bulanan
Komponen lain yang tidak kalah penting dalam beasiswa LPDP luar negeri adalah dana hidup bulanan. Dana ini diberikan kepada penerima beasiswa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani studi.
Penerima beasiswa LPDP turut mendapatkan biaya hidup bulanan yang disesuaikan dengan negara studi, diantaranya:
- Afrika Selatan: USD 920.
- Amerika Serikat: USD 2.100 – 2.600.
- Arab Saudi: SAR 3.100.
- Argentina: USD 700.
- Australia: AUD 2500 – 2800.
- Austria: EUR 1.200.
- Belanda: EUR 1.500.
- Belarus: USD 520.
- Belgium: EUR 1.500.
- Brazil: BRL 2.500.
- Denmark: EUR 1.600.
- Finlandia: EUR 1.200.
- India: INR 33.400.
- Inggris: GBP 1.500 – 1.900.
- Jepang: JPY 170.000 – 195.000.
- Canada: CAD 2.300 – 2.900.
- Korea Selatan: KRW 1.500.000
- Malaysia: MYR 2.700.
- Mesir: USD 880.
- Rusia: USD 700 – 880.
Selain itu, dana hidup bulanan juga menjadi salah satu bentuk dukungan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru serta menjalani kehidupan sehari-hari di negara tujuan dengan lebih stabil.
Kesimpulan
Beasiswa LPDP luar negeri memberikan dukungan pendanaan yang sangat komprehensif bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat internasional. Program ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyediakan berbagai bentuk bantuan lain yang mendukung kelancaran studi penerimanya.
Komponen dana yang diberikan dalam beasiswa LPDP umumnya meliputi dana pendidikan, biaya pendukung, serta dana hidup bulanan. Ketiga komponen ini dirancang untuk memastikan bahwa mahasiswa dapat menjalani proses pendidikan dengan fokus dan tanpa terbebani oleh masalah finansial.
Dengan memahami berbagai komponen pendanaan tersebut, calon pelamar dapat mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum mendaftar beasiswa LPDP. Program ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk menempuh pendidikan di universitas terbaik dunia sekaligus mengembangkan kemampuan yang bermanfaat bagi masa depan.
Sumber
https://www.metrotvnews.com/read/bzGCeggD-ini-rincian-dana-beasiswa-lpdp-luar-negeri-yang-ditanggung-negara
















