Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Idulfitri 1447 H/2026 tidak hanya menyediakan angkutan darat, tetapi juga melibatkan kereta api, transportasi laut, dan penyeberangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly mengatakan program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat yang ingin pulang kampung dengan memanfaatkan berbagai pilihan moda transportasi.
“Program ini menjadi solusi untuk perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman dan tanpa biaya bagi warga Sumatera Utara,” ujar Rochani dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/3/2026) lalu.
Untuk layanan kereta api, pemerintah menyediakan 800 kursi tujuan Medan–Rantau Prapat serta 500 kursi rute Medan–Tanjungbalai. Sementara itu, transportasi laut menyediakan masing-masing 400 kursi untuk perjalanan Belawan–Batam dan Batam–Belawan.
Selain itu, layanan penyeberangan juga disiapkan bagi masyarakat yang hendak menuju Kepulauan Nias melalui rute Sibolga–Gunungsitoli dan sebaliknya. Para pemudik diimbau tiba lebih awal di Sibolga agar dapat terhubung dengan jadwal kapal yang berangkat sekitar pukul 22.00 WIB.
“Hingga hari ini kami sudah melakukan verifikasi data pemudik yang mendaftar sebanyak 4.500 dan saat ini masih berproses untuk pengambilan tiket. Sesuai SOP kami pemudik harus mendaftar secara online dan pengembilan tiket secara offline, di sini kami melihat keseriusan calon pemudik,” pungkasnya.

















