Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyiapkan ribuan petugas yang akan melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan bahwa secara nasional sensus ekonomi membutuhkan sekitar 190.000 petugas. Dari jumlah tersebut, sekitar 13.000 petugas diperkirakan akan bertugas di Sumatera Utara.
“Perekrutan petugas sensus ekonomi dimulai pada April. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama tiga minggu secara kontinu. Sensus ekonomi akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026,” kata Asim saat dilihat kru, Minggu (8/3/2026).
Petugas sensus akan direkrut dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, akademisi hingga masyarakat umum yang memenuhi persyaratan.
“Perekrutan petugas sensus ekonomi dimulai pada April. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama tiga minggu secara kontinu. Sensus ekonomi akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026,” kata Asim.
Selain sebagai kegiatan pengumpulan data ekonomi, program ini juga diharapkan dapat memberikan peluang kerja sementara bagi masyarakat melalui skema padat karya.
“Perekrutan petugas sensus ekonomi dimulai pada April. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama tiga minggu secara kontinu. Sensus ekonomi akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026,” kata Asim.
Sensus ekonomi sendiri dilakukan setiap sepuluh tahun sekali dan bertujuan memetakan kondisi usaha nonpertanian di berbagai daerah.

















