Pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Saat ini penanganan bencana telah memasuki tahap transisi dari masa tanggap darurat menuju pemulihan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa pada fase ini pemerintah memfokuskan berbagai bantuan untuk membantu masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Sebab harus menunggu rekomendasi dari Badan Geologi. Apakah hunian yang akan dibangun masuk zona berbahaya atau tidak,” sebutnya saat dilihat kru Medanaktual, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi data korban bencana masih mengalami kendala di beberapa daerah, khususnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Hal tersebut disebabkan adanya banjir bandang susulan yang terjadi pada awal tahun ini.
Meski demikian, pemerintah menargetkan proses pemindahan warga yang masih tinggal di tenda pengungsian ke hunian sementara dapat segera diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Jadi masa transisi darurat ke pemulihan ini, Kepala daerah bisa mengajukan kebutuhan lain. Seperti sandang dan pangan, masih bisa kita dukung melalui dana siap pakai BNPB, tentu kondisinya harus darurat,” pungkasnya.

















