PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan perawatan jalur rel di Wesel 21A kawasan Stasiun Medan sebagai bagian dari persiapan menghadapi periode angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana perkeretaapian agar perjalanan kereta tetap aman dan lancar saat mobilitas masyarakat meningkat, Senin (9/3/2026).
Plt Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur yang andal menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api, terlebih saat musim mudik Idul Fitri yang biasanya diwarnai lonjakan penumpang.
“KAI Divre I Sumut mengelola lintasan aktif sepanjang 476.460 meter sepur yang menghubungkan 43 stasiun di 13 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Mengingat bentang jalur yang cukup luas, diperlukan pengawasan ekstra agar aspek keamanan tetap terjaga saat dilintasi rangkaian kereta,” ungkap Anwar.
Dalam kegiatan pemeliharaan tersebut, tim teknis melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap berbagai komponen jalur kereta api. Mulai dari pengecekan kondisi rel, pemeriksaan wesel sebagai alat pengalih jalur, pengukuran geometri lintasan, hingga evaluasi bantalan rel dan sistem penambat.
Rangkaian pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi sejak dini potensi kerusakan atau gangguan yang dapat memengaruhi kelancaran perjalanan kereta api.
Anwar menjelaskan bahwa pemeliharaan prasarana tersebut dilakukan secara berkala melalui siklus pemeriksaan rutin, baik bulanan, triwulanan, maupun tahunan.
Selain perawatan teknis, KAI juga menurunkan petugas pemeriksa jalur (PPJ) yang bertugas melakukan inspeksi lintasan setiap hari. Pemeriksaan dilakukan dengan menyusuri rel menggunakan kendaraan pemeriksa jalur maupun berjalan kaki sebelum perjalanan kereta pertama dimulai dan setelah kereta terakhir melintas.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi rel tetap sesuai standar teknis sekaligus mengantisipasi potensi gangguan seperti vandalisme atau dampak bencana alam.
“Kami berkomitmen menjaga seluruh aspek prasarana agar tetap prima. Harapannya, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara selama masa mudik nanti berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” sebutnya.

















