Berita Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / 6 Sunnah di Hari Lebaran Idul Fitri yang Dicontohkan Nabi

6 Sunnah di Hari Lebaran Idul Fitri yang Dicontohkan Nabi

6 Sunnah di Hari Lebaran Idul Fitri yang Dicontohkan Nabi
6 Sunnah di Hari Lebaran Idul Fitri yang Dicontohkan Nabi

Apa saja amalan dan adab yang dianjurkan saat Hari Raya Idul Fitri? Berikut beberapa sunnah yang bisa diamalkan

1. Mandi sebelum berangkat shalat Id

Disunnahkan untuk mandi sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Anjuran ini berasal dari praktik para sahabat, seperti ‘Ali bin Abi Thalib dan Ibnu ‘Umar yang biasa mandi sebelum menuju tempat shalat. Para ulama juga sepakat bahwa mandi pada hari raya dianjurkan, karena momen ini menjadi waktu berkumpulnya banyak orang, sebagaimana shalat Jumat.



2. Berpakaian rapi dan terbaik

Pada hari raya, umat Islam dianjurkan untuk tampil rapi dan memakai pakaian terbaik. Rasulullah ﷺ diketahui memiliki pakaian khusus yang digunakan saat hari raya dan Jumat. Hal ini menunjukkan bahwa berhias diri diperbolehkan selama tidak melanggar syariat, seperti menggunakan pakaian yang diharamkan. Untuk wanita, tetap dianjurkan menjaga kesopanan dan tidak berhias berlebihan di hadapan non-mahram.

3. Makan sebelum shalat Idul Fitri

Sebelum berangkat shalat Id, disunnahkan untuk makan terlebih dahulu. Rasulullah ﷺ biasa mengonsumsi beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil sebelum keluar rumah. Hal ini sebagai tanda bahwa hari tersebut bukan lagi waktu berpuasa, serta bentuk ketaatan terhadap perintah Allah.

4. Bertakbir sejak keluar rumah

Umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan shalat Id. Rasulullah ﷺ juga mencontohkan bertakbir saat berangkat menuju tempat shalat. Takbir ini merupakan bentuk syukur atas selesainya ibadah Ramadan.



5. Saling mengucapkan selamat

Termasuk amalan baik di hari raya adalah saling memberikan ucapan selamat, seperti “Taqabbalallahu minna wa minkum” yang berarti semoga Allah menerima amalan kita semua. Tradisi ini sudah dilakukan sejak zaman para sahabat dan boleh diungkapkan dengan berbagai kalimat selama bermakna baik.

6. Menempuh jalan berbeda saat pergi dan pulang

Rasulullah ﷺ mencontohkan untuk melewati jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id. Hikmahnya antara lain agar lebih banyak tempat yang menjadi saksi amal kebaikan serta memperluas syiar Islam.

Kesimpulan:

Amalan dan adab di Hari Raya Idul Fitri bertujuan untuk menyempurnakan ibadah sekaligus menumbuhkan rasa syukur setelah menjalani Ramadan. Sunnah-sunnah seperti mandi, berpakaian rapi, makan sebelum shalat, bertakbir, saling mengucapkan selamat, hingga menempuh jalan berbeda saat pergi dan pulang merupakan bentuk meneladani Rasulullah ﷺ.

Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, perayaan Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kebahagiaan, tetapi juga sarana meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat.




Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan