Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, umat Muslim bersiap menyambut momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Salah satu amalan utama di pagi hari Lebaran adalah sholat Idul Fitri.
Meski hanya dilaksanakan setahun sekali, masih banyak masyarakat yang merasa bingung terkait tata cara pelaksanaannya. Padahal, sholat Idul Fitri memiliki aturan yang sederhana dan mudah diikuti, baik secara berjamaah di masjid maupun di lapangan terbuka.
Dilansir dari laman tempo.co pelaksanaan sholat Idul Fitri biasanya dilakukan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur. Masyarakat juga diimbau mengikuti ketentuan dan panduan resmi yang berlaku di daerah masing-masing.
Hukum dan Keutamaan Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri memiliki hukum sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.
Ibadah ini menjadi simbol rasa syukur atas selesainya Ramadan sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, sholat Id juga menjadi momentum untuk mendengarkan khutbah yang berisi nasihat dan pesan kebaikan.
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada:
- Waktu: setelah matahari terbit (sekitar pukul 06.00–07.00 WIB, tergantung daerah)
- Batas akhir: sebelum masuk waktu zuhur
Pelaksanaan biasanya dilakukan lebih awal dibanding sholat Idul Adha. Hal ini bertujuan memberi kesempatan kepada umat Muslim untuk segera menunaikan zakat fitrah sebelum sholat.
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Berikut panduan sederhana sholat Idul Fitri yang bisa diikuti:
1. Niat Sholat Id
Niat dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram.
“Saya niat sholat Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
2. Rakaat Pertama
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir tambahan sebanyak 7 kali
- Membaca surat Al-Fatihah
- Dilanjutkan surat pendek
- Rukuk, i’tidal, sujud seperti sholat biasa
3. Rakaat Kedua
- Bangkit dari sujud
- Takbir tambahan sebanyak 5 kali
- Membaca Al-Fatihah
- Dilanjutkan surat pendek
- Rukuk hingga salam
4. Khutbah Idul Fitri
Setelah sholat, dilanjutkan dengan khutbah yang biasanya terdiri dari dua bagian. Jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah hingga selesai.
Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Id
Agar ibadah semakin sempurna, berikut beberapa amalan sunnah yang dianjurkan:
- Mandi sebelum berangkat sholat Id
- Memakai pakaian terbaik
- Menggunakan wewangian
- Makan terlebih dahulu sebelum berangkat (untuk Idul Fitri)
- Mengumandangkan takbir
- Berangkat dan pulang melalui jalan berbeda
Amalan ini menambah nilai ibadah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di hari raya.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi saat sholat Id antara lain:
- Tidak mengetahui jumlah takbir tambahan
- Datang terlambat hingga melewatkan sholat
- Tidak mengikuti khutbah sampai selesai
- Tidak menunaikan zakat fitrah sebelum sholat
Menghindari kesalahan ini penting agar ibadah dapat berjalan dengan sempurna.
Kesimpulan
Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran. Tata caranya cukup sederhana, terdiri dari dua rakaat dengan tambahan takbir di setiap rakaat, serta diikuti khutbah.
Dengan memahami panduan ini, masyarakat tidak perlu lagi merasa bingung saat melaksanakan sholat Id. Persiapan sejak sekarang akan membantu menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Sumber
https://www.tempo.co/ramadhan/tata-cara-salat-idul-fitri-berdasarkan-keterangan-kementerian-agama-perhatikan-jumlah-takbirnya–196022










