Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengungkapkan realisasi investasi di Kota Medan sepanjang tahun lalu melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target sebesar Rp7,5 triliun, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp14,5 triliun.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi anggota Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Medan di Hotel Grand Antares, Rabu (4/3/2026) lalu.
Menurut Rico, capaian investasi tersebut menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi Kota Medan. Namun, ia menegaskan keberhasilan itu harus terus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan para pekerja.
“Kota ini akan berkembang apabila pemerintah, pengusaha, dan pekerja memiliki pemikiran yang sama. Tantangan kita saat ini bukan hanya persoalan di dalam daerah, tetapi juga tantangan global seperti geopolitik dan kondisi ekonomi dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan investasi akan berdampak langsung terhadap terbukanya lapangan pekerjaan baru serta menekan angka kemiskinan di daerah.
“Ketika investasi masuk, otomatis lapangan pekerjaan terbuka. Saat masyarakat bekerja, itu menjadi prestasi kita bersama,” kata Rico.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan perangkat daerah, serikat pekerja, serta kalangan pengusaha.

















