Menyambut lonjakan penumpang pada periode Lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan berbagai persiapan. Masa Angkutan Lebaran 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April mendatang.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas masyarakat saat mudik menjadi perhatian khusus, terutama terkait barang bawaan penumpang. Ia memahami kebiasaan warga membawa oleh-oleh saat pulang kampung, namun pengaturan bagasi tetap harus dipatuhi agar kenyamanan bersama terjaga.
“Berdasarkan aturan resmi, setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi dengan berat maksimal 20 kg dan volume 100 dm³ (dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm). Barang bawaan ini dibatasi maksimal empat koli atau item, seperti koper, tas, atau kardus yang wajib diletakkan di rak bagasi atas,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Selain pembatasan kapasitas, pengawasan terhadap barang terlarang juga diperketat selama masa angkutan Lebaran.
“Jenis barang seperti bahan mudah terbakar, senjata api tanpa izin, narkotika, hingga barang berbau tajam seperti durian yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain, dilarang untuk dibawa,” ucapnya.
Bagi penumpang yang memiliki barang melebihi ketentuan atau ingin mengirim hewan dan tanaman, KAI menyarankan pemanfaatan layanan ekspedisi kereta api agar pengiriman tetap aman dan sesuai jadwal keberangkatan.
Di sisi lain, minat masyarakat Sumatera Utara menggunakan kereta api untuk mudik terbilang tinggi. Hingga memasuki hari ke-14 Ramadan 1447 Hijriah, tercatat 57.413 tiket telah terjual dari total 231.704 kursi yang disediakan selama periode angkutan Lebaran.
Rata-rata penjualan mencapai sekitar 3.000 tiket per hari. Meski demikian, masih tersedia sekitar 174 ribu kursi yang dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi booking.kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
“Saat ini masih tersedia sekitar 174.291 kursi yang dapat dipesan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya. Dengan merencanakan perjalanan lebih awal dan mematuhi aturan bagasi, momen pulang kampung di Sumatera Utara diharapkan menjadi lebih berkesan dan tanpa kendala,” tuturnya.
KAI mengimbau masyarakat segera melakukan reservasi agar tidak kehabisan tiket, terutama untuk tanggal-tanggal favorit menjelang Hari Raya.

















