Menjelang berakhirnya bulan Zulhijah 1447 H, umat Islam mulai bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi momen penting untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki amalan, serta memperbanyak ibadah sebagai bekal memasuki tahun yang baru.
Bulan Muharam sendiri termasuk salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam yang dikenal sebagai Asyhurul Hurum.
Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh karena pahala kebaikan diyakini memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah SWT.
Jadwal 1 Muharam 1448 Hijriah
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 1 Muharam 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dengan demikian, pergantian Tahun Baru Islam dimulai sejak matahari terbenam pada Senin, 15 Juni 2026.
Pemerintah juga telah menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Libur Nasional melalui ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk beribadah maupun berkumpul bersama keluarga.
Penetapan Tahun Baru Islam sebagai hari libur nasional telah berlangsung sejak lama.
Kebijakan tersebut pertama kali diatur melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 1953 dan terus dipertahankan dalam berbagai regulasi berikutnya sebagai bentuk penghormatan terhadap hari besar keagamaan umat Islam.
Amalan yang Dianjurkan di Malam 1 Muharam
Malam pergantian tahun Hijriah menjadi waktu yang baik untuk meningkatkan kualitas ibadah. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun
Umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebelum waktu Magrib pada akhir Zulhijah, kemudian melanjutkan dengan doa awal tahun setelah Magrib saat memasuki 1 Muharam.
Salah satu doa yang dapat dipanjatkan adalah:
“Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
Memperbanyak Zikir dan Tilawah Al-Qur’an
Mengisi malam Tahun Baru Islam dengan zikir dan membaca Al-Qur’an dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat keimanan.
Memperbanyak Istighfar
Muharam juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Dengan memperbanyak istighfar, umat Muslim memohon ampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan serta berharap mendapatkan keberkahan di tahun yang baru.
Menyambut Tahun Baru dengan Muhasabah
Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah.
Momentum ini dapat dijadikan kesempatan untuk mengevaluasi diri, memperbaiki ibadah, mempererat hubungan dengan sesama, serta menyusun niat yang lebih baik untuk menjalani tahun mendatang.
Dengan memperbanyak amal saleh sejak awal Muharam, diharapkan kehidupan menjadi lebih berkah dan penuh kebaikan sepanjang tahun 1448 Hijriah.
Kesimpulan
1 Muharam 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.

