Berita Terkini
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • PNS
  • Politik
  • Saham
No Result
View All Result
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • PNS
  • Politik
  • Saham
No Result
View All Result
Berita Terkini
No Result
View All Result
Home Artikel

Pertamina Jelaskan Penyebab Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter

Ahmad Riyan by Ahmad Riyan
11 Juni 2026
in Artikel, Berita, Info, Informasi
0
Pertamina Jelaskan Penyebab Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter

Pertamina Jelaskan Penyebab Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter

Kenaikan harga BBM non-subsidi kembali menjadi perhatian masyarakat. Mulai 10 Juni 2026, PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter setelah sebelumnya bertahan di level Rp12.300 per liter.

Penyesuaian ini dilakukan di tengah meningkatnya harga minyak dunia yang dipengaruhi berbagai faktor global, termasuk kondisi geopolitik internasional. Pertamina menilai langkah tersebut diperlukan untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM sekaligus memastikan proses distribusi energi nasional tetap berjalan dengan baik.

Menurut Pertamina, selama beberapa bulan terakhir harga Pertamax sebenarnya masih ditahan meskipun biaya pengadaan BBM dari pasar internasional terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat selisih antara harga jual dan harga keekonomian semakin lebar.

VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan, menjelaskan bahwa harga bahan bakar dengan spesifikasi RON 92 di pasar internasional saat ini sudah jauh lebih tinggi dibandingkan harga jual Pertamax di dalam negeri.

“Pertamax RON 92 kebetulan di market itu karena kondisi geopolitik kemarin itu naik, RON 92 itu kalau di market itu udah harganya Rp20.000-an, Rp21.000. Dan kita masih tahan, masih berupaya menahan di Rp12.300,” jelasnya dalam acara Sarasehan Energi DEN di Kampus IPB Bogor.




Harga Pertamax Disebut Masih di Bawah Nilai Ekonomis

Meski mengalami kenaikan cukup signifikan, Pertamina menegaskan bahwa harga Pertamax saat ini masih berada di bawah harga keekonomian.

Perusahaan memperkirakan nilai ekonomis Pertamax telah berada pada kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per liter. Artinya, harga terbaru yang berlaku saat ini masih lebih rendah dibandingkan biaya yang seharusnya mengikuti kondisi pasar global.

Penyesuaian harga ini juga menjadi yang pertama untuk Pertamax setelah lonjakan harga minyak dunia yang terjadi sejak awal tahun 2026. Sebelumnya, sejumlah produk BBM non-subsidi lainnya telah mengalami penyesuaian harga lebih dahulu.

Sigit menjelaskan bahwa BBM non-subsidi tidak mendapatkan dukungan subsidi dari pemerintah sehingga harga jualnya harus mengikuti perkembangan pasar.

“Logikanya, kami Pertamina membeli barang di market impor harganya tinggi, terus kami jual di domestik harganya di bawah. Uang yang kami dapat kami gunakan untuk membeli di market nggak dapat lagi volume yang sama. Volumenya akan turun. Akibatnya adalah ketersediaan stok itu akan turun,” imbuhnya.




Penyesuaian Harga Dinilai Penting untuk Menjaga Ketahanan Energi

Pertamina menilai mempertahankan harga terlalu rendah dalam jangka panjang dapat berdampak terhadap kemampuan perusahaan dalam menyediakan pasokan BBM nasional.

Apabila kondisi tersebut terus berlangsung, risiko berkurangnya stok energi dapat meningkat, terutama ketika kebutuhan masyarakat mengalami lonjakan pada periode tertentu.

Karena itu, setelah melalui koordinasi dengan pemerintah dan regulator terkait, penyesuaian harga dinilai menjadi langkah yang perlu dilakukan agar pasokan energi tetap aman.

“Kami tidak ingin kondisinya adalah terus-terusan seperti ini, sehingga ketersediaan barang produk energi itu akan turun di masyarakat. Once ada peak demand, maka itu akan menjadi masalah,” tambahnya.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa penyesuaian harga tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan kemampuan masyarakat.

Ia juga memastikan bahwa BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga dan tetap dijual sesuai ketentuan pemerintah.

“Lebih kepada proses bisnis hulu ke hilir penyediaan energi yang sesuai kordinasi dengan regulator perlu dinamis dan beradaptasi atas kondisi terkini menanggapi fenomena saat ini,” ujarnya.




Daftar Harga BBM Non Subsidi Pertamina Terbaru

Pertamax Series

  • Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter (sebelumnya Rp12.300)
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter (sebelumnya Rp12.900)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter

Dex Series

  • Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter




Tags: BBM IndonesiaBBM non subsididaftar harga BBM terbaruenergi nasionalharga BBM hari ini.harga BBM Juni 2026harga BBM Pertaminaharga Pertamax 16250harga Pertamax terbarukenaikan harga BBMPertamax Green 95Pertamax naikPertamax RON 92Pertamina Patra Niaga
Previous Post

Cara Cek Status Penerima PKH Juni 2026 Melalui HP di Website cekbansos.kemensos.go.id

Next Post

Gaji Guru dan Tendik PPPK Sekolah Rakyat 2026

Next Post
Gaji Guru dan Tendik PPPK Sekolah Rakyat 2026

Gaji Guru dan Tendik PPPK Sekolah Rakyat 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Jadwal Keberangkatan KRL Solo-Jogja Hari Ini 13 Juni 2026
  • Cara Membuat Akun Mobile JKN di HP dengan Mudah, Bisa Selesai dalam Hitungan Menit
  • Jadwal KRL Solo-Jogja 13 Juni 2026, Lengkap Dari Palur ke Tugu
  • Dari Gayo hingga Toraja, Ini Jenis Biji Kopi Indonesia yang Wajib Dicoba
  • 8 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis, Mudah dan Cepat

Komentar Terbaru

  1. Cara Cepat Cek Bansos PKH dan BPNT Menggunakan Ponsel – Berita Terkini mengenai Cek Bansos : Panduan Cek Bansos BPNT dan PKH Tahap 2 Tahun 2026

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • Bola
  • Info
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • PNS
  • Saldo Dana
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.