Ingin membuat BPJS Kesehatan sendiri?
Sekarang prosesnya tidak lagi harus datang ke kantor cabang dan menghabiskan waktu untuk antre. Pendaftaran sudah bisa dilakukan secara online lewat HP, sehingga jauh lebih praktis untuk sebagian orang.
Meski begitu, bagi yang lebih nyaman mengurus langsung, pendaftaran di kantor BPJS Kesehatan tetap tersedia.
Sebelum mulai, pastikan KTP, Kartu Keluarga, nomor HP, email, dan rekening bank sudah disiapkan terlebih dahulu.
Cara Daftar BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN
Banyak peserta baru memilih cara ini karena bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu keluar rumah.
Langkah-langkahnya cukup sederhana:
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi lalu pilih menu Pendaftaran Peserta Baru.
- Masukkan NIK dan lakukan verifikasi data.
- Lengkapi informasi yang diminta, seperti alamat, nomor HP, dan email.
- Pilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes) yang diinginkan.
- Tentukan kelas perawatan.
- Daftarkan rekening untuk pembayaran autodebit.
- Selesaikan proses verifikasi.
Jika data berhasil diproses, Anda akan mendapatkan nomor virtual account untuk pembayaran iuran pertama.
Daftar BPJS Kesehatan Lewat WhatsApp
Tidak ingin memasang aplikasi tambahan? Ada pilihan lain yang lebih sederhana, yaitu melalui layanan PANDAWA.
Layanan ini memanfaatkan WhatsApp sehingga cukup familiar bagi kebanyakan pengguna.
Caranya sebagai berikut:
- Simpan nomor PANDAWA BPJS Kesehatan 0811-8165-165.
- Kirim pesan “Halo”.
- Ikuti petunjuk yang muncul secara otomatis.
- Isi formulir pendaftaran.
- Unggah dokumen yang diminta.
- Tunggu proses verifikasi dari petugas.
Jika pendaftaran disetujui, nomor virtual account akan dikirim melalui WhatsApp.
Masih Ingin Daftar Langsung? Bisa Datang ke Kantor BPJS
Sebagian orang masih lebih nyaman bertanya langsung kepada petugas, terutama jika baru pertama kali membuat BPJS Kesehatan.
Jika memilih datang ke kantor cabang, jangan lupa membawa:
- KTP.
- Kartu Keluarga.
- Nomor HP aktif.
- Email aktif.
- Rekening atau buku tabungan.
Petugas akan membantu proses pendaftaran sampai data selesai dimasukkan ke sistem.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum mendaftar, pastikan beberapa dokumen berikut sudah tersedia:
- KTP seluruh anggota keluarga dalam satu KK.
- Kartu Keluarga.
- Nomor HP aktif.
- Email aktif.
- Rekening bank untuk autodebit.
Bagian ini sering terlewat. Padahal jika ada dokumen yang belum lengkap, proses pendaftaran bisa tertunda.
Berapa Iuran BPJS Kesehatan?
Besaran iuran yang berlaku saat ini masih mengacu pada kelas perawatan yang dipilih.
| Kelas | Iuran per Bulan |
|---|---|
| Kelas 1 | Rp150.000 |
| Kelas 2 | Rp100.000 |
| Kelas 3 | Rp42.000 |
Perbedaan utamanya ada pada fasilitas ruang rawat inap. Untuk layanan kesehatan yang ditanggung BPJS, peserta tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Kapan BPJS Kesehatan Aktif Setelah Daftar?
Ini termasuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan calon peserta.
Setelah data selesai diverifikasi, peserta akan menerima nomor virtual account untuk pembayaran iuran pertama. Setelah pembayaran berhasil tercatat dalam sistem, kepesertaan akan aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, jangan menunda pembayaran jika ingin kartu segera digunakan.
Apakah Bisa Mendaftar Satu Orang Saja?
Untuk peserta mandiri, jawabannya tidak.
Seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga wajib didaftarkan bersamaan. Aturan ini masih berlaku hingga saat ini.
Jadi sebelum mulai mendaftar, pastikan data seluruh anggota keluarga sudah siap.
Penutup
Membuat BPJS Kesehatan sekarang tidak serumit yang dibayangkan.
Anda bisa memilih mendaftar lewat Mobile JKN, layanan PANDAWA di WhatsApp, atau datang langsung ke kantor BPJS terdekat. Pilih saja cara yang paling nyaman.
Selama dokumen sudah lengkap dan data yang dimasukkan sesuai, proses pendaftaran biasanya berjalan lancar tanpa banyak kendala.
