Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menjadi salah satu jalur favorit bagi siswa untuk masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes. Jalur ini menilai prestasi akademik, nilai rapor, serta portofolio selama masa sekolah. Karena persaingan cukup ketat, calon mahasiswa perlu menyusun strategi yang matang agar peluang diterima semakin besar. Salah satu cara yang sering digunakan adalah memilih jurusan yang memiliki tingkat peminat lebih rendah, tetapi tetap berkualitas dan memiliki prospek kerja yang baik.
Di Universitas Sumatera Utara, terdapat beberapa program studi yang relatif sepi peminat. Padahal, jurusan-jurusan tersebut memiliki keunggulan tersendiri dan peluang karier yang menjanjikan. Oleh sebab itu, memahami rekomendasi jurusan dengan persaingan rendah dapat menjadi strategi efektif dalam SNBP 2026. Dilansir dari laman detik, berikut 10 jurusan yang sepi peminat di USU.
1. Etnomusikologi (S1)
Program studi ini mempelajari hubungan antara musik, budaya, dan masyarakat. Mahasiswa akan mendalami musik tradisional, sejarah budaya, serta penelitian seni. Jurusan ini cocok bagi siswa yang memiliki minat pada seni, budaya, dan penelitian sosial. Lulusan dapat berkarier sebagai peneliti, kurator seni, akademisi, maupun praktisi budaya.
2. Metrologi dan Instrumentasi (D3)
Metrologi berfokus pada ilmu pengukuran yang sangat penting di industri. Jurusan ini memiliki peluang kerja luas di sektor manufaktur, laboratorium, serta industri teknologi. Walaupun peminatnya belum banyak, kebutuhan tenaga ahli di bidang ini terus meningkat.
3. Kimia Terapan (D-IV)
Program Kimia Terapan mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja di industri kimia, farmasi, maupun lingkungan. Kurikulumnya menekankan praktik dan teknologi modern. Lulusan dapat bekerja di laboratorium, perusahaan industri, serta lembaga penelitian.
4. Teknologi Rekayasa Instrumentasi (D-IV)
Jurusan ini menggabungkan teknik elektronika, otomasi, dan teknologi industri. Prospek kerja sangat luas, terutama di bidang energi, manufaktur, dan teknologi digital. Kebutuhan tenaga ahli instrumentasi semakin tinggi di era industri 4.0.
5. Bahasa Jepang (D-III)
Bahasa Jepang memiliki peluang besar karena banyak perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia. Lulusan dapat bekerja sebagai penerjemah, staf perusahaan, maupun melanjutkan studi ke Jepang.
6. Bahasa Inggris (D-III)
Jurusan ini menekankan kemampuan komunikasi dan profesionalisme di dunia kerja. Peluang karier mencakup perhotelan, pariwisata, pendidikan, hingga industri kreatif. peluang kerja lulusan pada jurusan ini tentunya menjanjikan, karena saat ini banya internasionalisasi terkait dengan perusahaan dans ebagainya.
7. Fisika (S1)
Fisika menjadi jurusan penting dalam pengembangan teknologi. Lulusan dapat bekerja di sektor pendidikan, riset, teknologi, hingga energi. Walaupun peminat tidak sebanyak jurusan lain, prospek kerja tetap luas.
8. Sastra Cina (S1)
Kemampuan bahasa Mandarin sangat dibutuhkan di dunia bisnis global. Jurusan ini membuka peluang kerja di perusahaan multinasional, perdagangan internasional, dan hubungan diplomatik.
9. Akuntansi Sektor Publik (D-IV)
Jurusan ini fokus pada pengelolaan keuangan pemerintah dan lembaga publik. Lulusan berpeluang bekerja di instansi pemerintah, auditor, maupun konsultan.
10. Statistika (D-IV)
Statistika menjadi jurusan yang sangat relevan di era big data. Prospek kerja meliputi data analyst, riset pasar, hingga sektor teknologi dan keuangan.
Kesimpulan
Memilih jurusan dengan peminat lebih rendah dapat menjadi strategi efektif dalam SNBP 2026. Di Universitas Sumatera Utara, terdapat berbagai program studi berkualitas yang belum banyak diminati, tetapi memiliki peluang kerja luas.
Calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya melihat popularitas jurusan, tetapi juga mempertimbangkan minat, bakat, serta prospek masa depan. Dengan strategi yang tepat dan persiapan matang, peluang lolos SNBP akan semakin besar.
Sumber : https://www.detik.com/sumut/berita/d-8343715/15-program-studi-usu-sepi-peminat-referensi-untuk-snbp-2026/

















