Menentukan masalah penelitian merupakan salah satu tahap paling krusial dalam penyusunan skripsi, khususnya di bidang ekonomi. Masalah penelitian menjadi fondasi utama yang menentukan arah kajian, metode yang digunakan, hingga kualitas hasil penelitian.
Tanpa perumusan masalah yang jelas dan relevan, skripsi berisiko menjadi tidak fokus, kurang bernilai ilmiah, dan sulit memberikan kontribusi nyata.
Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah akibat digitalisasi, globalisasi, dan kebijakan publik, mahasiswa ekonomi memiliki banyak peluang untuk mengangkat permasalahan yang aktual dan bermakna. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang merasa kesulitan menemukan masalah penelitian yang tepat.
Oleh karena itu, memahami cara mencari dan merumuskan masalah penelitian ekonomi menjadi langkah penting untuk menghasilkan skripsi yang berkualitas.
Tips Mencari Masalah Penelitian Skripsi Ekonomi
Berikut merupakan beberapa tips yang dapat diikuti dalam mencari permasalahan dalam penelitian skripsi bidang ekonomi:
-
- Memahami Hakikat Masalah Penelitian Ekonomi
Masalah penelitian dalam bidang ekonomi merujuk pada kesenjangan antara kondisi ideal dan realitas yang terjadi di masyarakat, dunia usaha, atau sistem ekonomi secara umum. Masalah ini dapat berkaitan dengan perilaku konsumen, kinerja perusahaan, kebijakan pemerintah, sektor keuangan, ketimpangan pendapatan, inflasi, pengangguran, hingga ekonomi digital. Masalah penelitian yang baik harus bersifat faktual, dapat diamati, memiliki urgensi, serta memungkinkan untuk dianalisis secara ilmiah. Selain itu, masalah tersebut harus dapat diukur dan didukung oleh data yang tersedia agar dapat diteliti secara empiris. - Mengamati Fenomena Ekonomi di Sekitar
Salah satu cara paling efektif untuk menemukan masalah penelitian adalah dengan mengamati fenomena ekonomi yang terjadi di lingkungan sekitar. Mahasiswa dapat memperhatikan isu-isu yang muncul di masyarakat, seperti naiknya harga kebutuhan pokok, perubahan pola belanja akibat e-commerce, perkembangan UMKM, atau tantangan dalam akses pembiayaan usaha. Fenomena yang terlihat sehari-hari sering kali menyimpan potensi masalah penelitian yang menarik jika dianalisis secara lebih mendalam. Dengan mengaitkan fenomena tersebut dengan teori ekonomi, mahasiswa dapat menemukan celah penelitian yang relevan dan kontekstual. - Menelaah Penelitian Sebelumnya
Membaca jurnal ilmiah, skripsi terdahulu, dan publikasi akademik menjadi langkah penting dalam menemukan masalah penelitian. Melalui telaah literatur, mahasiswa dapat mengidentifikasi topik yang sudah banyak diteliti maupun area yang masih memiliki keterbatasan kajian. Dari penelitian sebelumnya, mahasiswa dapat menemukan celah berupa keterbatasan metode, lokasi penelitian yang sempit, variabel yang belum dikaji, atau hasil yang belum konsisten. Celah inilah yang dapat dikembangkan menjadi masalah penelitian baru dengan pendekatan yang lebih segar.
- Memahami Hakikat Masalah Penelitian Ekonomi
- Mengikuti Perkembangan Isu Ekonomi Terkini
Isu ekonomi selalu berkembang seiring perubahan zaman. Pada tahun 2026, beberapa isu yang diprediksi relevan antara lain transformasi digital dalam sektor keuangan, ekonomi hijau dan keberlanjutan, stabilitas ekonomi pascapandemi, peran fintech, penguatan UMKM, serta ekonomi syariah. Dengan mengikuti berita ekonomi, laporan kebijakan pemerintah, dan analisis pasar, mahasiswa dapat memperoleh inspirasi mengenai permasalahan aktual yang layak diteliti. Isu terkini biasanya memiliki nilai kebaruan yang tinggi dan berpotensi memberikan kontribusi praktis. - Menghubungkan Teori dengan Realitas
Masalah penelitian yang baik sering kali muncul dari ketidaksesuaian antara teori dan praktik. Mahasiswa dapat membandingkan konsep-konsep ekonomi yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan. Sebagai contoh, teori menyatakan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat mendorong perilaku menabung yang lebih baik. Namun, jika di lapangan ditemukan bahwa literasi keuangan tinggi tidak selalu diikuti dengan kebiasaan menabung, maka kondisi tersebut dapat dijadikan dasar untuk merumuskan masalah penelitian. - Mengidentifikasi Dampak Kebijakan Ekonomi
Kebijakan ekonomi pemerintah sering kali menimbulkan dampak yang beragam, baik positif maupun negatif. Program bantuan sosial, subsidi energi, kebijakan pajak, hingga regulasi perbankan dapat menjadi sumber masalah penelitian yang menarik. Mahasiswa dapat meneliti sejauh mana kebijakan tertentu memengaruhi kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, kinerja UMKM, atau stabilitas sektor keuangan. Analisis dampak kebijakan memberikan peluang untuk menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengambil keputusan. - Memanfaatkan Data yang Tersedia
Ketersediaan data menjadi faktor penting dalam menentukan kelayakan masalah penelitian. Mahasiswa disarankan untuk memilih masalah yang didukung oleh data yang dapat diakses, baik dari Badan Pusat Statistik, laporan keuangan perusahaan, survei, maupun sumber resmi lainnya. Masalah penelitian yang didukung data yang memadai akan mempermudah proses analisis dan meningkatkan validitas hasil penelitian. Selain itu, penggunaan data yang kredibel juga memperkuat keandalan skripsi secara ilmiah.
Kesimpulan
Mencari masalah penelitian di bidang ekonomi untuk skripsi membutuhkan kepekaan terhadap fenomena, pemahaman teori, serta kemampuan menganalisis isu secara kritis. Dengan mengamati kondisi ekonomi sekitar, menelaah penelitian terdahulu, mengikuti perkembangan isu terkini, dan memanfaatkan data yang tersedia, mahasiswa dapat menemukan masalah penelitian yang relevan dan bernilai.
Masalah penelitian yang tepat akan membantu mahasiswa menyusun skripsi yang lebih terarah, berkualitas, dan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu ekonomi dan praktik kebijakan.
Oleh karena itu, proses menemukan masalah penelitian sebaiknya dilakukan secara cermat, sistematis, dan didukung oleh referensi yang memadai.

















