Hari Raya Idul Fitri 1447 Pada momen istimewa ini, terdapat sejumlah amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan, salah satunya adalah memperbanyak membaca takbir. Kumandang takbir menjadi tanda bahwa bulan suci Ramadan telah usai.
Melafalkan takbir termasuk dalam bentuk zikir kepada Allah SWT. Selama dilakukan dengan cara yang baik dan tidak berlebihan, bertakbir tidak memiliki larangan.
Anjuran untuk mengumandangkan takbir telah dijelaskan dalam firman Allah SWT berikut:
وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُون
Artinya, “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)
Bacaan Takbir Idul Fitri Lengkap
Dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), berikut lafaz takbir Idul Fitri secara lengkap:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
Latin : Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.”
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Latin : Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na’budu illa iyyahu mukhlishina lahud dana wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar.
Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan(yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafiq, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentaraNya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah.”
Bacaan Takbir Idul Fitri Versi Pendek
Selain bacaan lengkap di atas, terdapat pula versi takbir yang lebih ringkas dan umum dibaca oleh umat Muslim:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin : Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya
Waktu Pelaksanaan Takbiran Idul Fitri
Takbiran Idul Fitri dilakukan mulai sejak terbenamnya matahari pada malam 1 Syawal hingga pelaksanaan salat Idul Fitri selesai.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT yang artinya: “…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 185)
Dalam sebuah riwayat, Ibn Abi Syaibah menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menuju tempat salat sambil bertakbir hingga tiba di lokasi. Beliau terus melafalkan takbir sampai salat selesai, kemudian menghentikannya setelah itu. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan membantu dalam menghidupkan suasana Idul Fitri dengan memperbanyak zikir kepada Allah SWT.
Sumber Referensi
- https://www.detik.com/jatim/berita/d-7276114/bacaan-takbir-idul-fitri-lengkap-teks-arab-latin-dan-artinya










