Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi, ditandai dengan lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta dalam periode menjelang Hari Raya Idulfitri. Meski sebelumnya diprediksi mengalami penurunan, realisasi di lapangan justru memperlihatkan tren peningkatan, sehingga menjadi perhatian serius bagi aparat dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas di berbagai jalur utama, Minggu (22/3/2026).
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyebut angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Kemudian saya informasikan bahwa dari mulai tanggal 11 sampai dengan 20 Maret 2025 sebanyak 1.740.968 kendaraan keluar dari Jakarta atau naik kurang lebih 2,82% dibandingkan lebaran 2025 di mana waktu itu sebesar 1.693.143 kendaraan,” katanya.
Ia menilai angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat.
“Jadi tentunya ini menjadi semua bahwa awalnya dari hasil survei terjadi penurunan, namun dalam realitanya pelaksanaannya ternyata terjadi peningkatan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, berbagai rekayasa lalu lintas diterapkan.
“Kemudian berbagai upaya tentunya telah dilakukan mulai dari bagaimana mengatur ganjil genap, kemudian contraflow, dilanjutkan one way lokal maupun one way nasional,” pungkasnya.










