Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Di Bulan Syawal

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Di Bulan Syawal

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Di Bulan Syawal
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan Di Bulan Syawal

Wanita Muslim diwajibkan untuk mengganti atau melakukan qadha puasa Ramadan yang tertinggal akibat haid, nifas, atau kehamilan.

Qadha dilakukan sesuai jumlah hari yang ditinggalkan, dengan rentang waktu ideal hingga setahun sebelum Ramadan berikutnya.



Waktu Tepat Untuk Membayar Utang Puasa

Waktu terbaik untuk menunaikan qadha puasa Ramadan adalah pada bulan Syawal. Menyegerakan qadha di bulan ini dapat meminimalkan risiko lupa dan menghindari kelalaian.

Selain itu, karena puasa qadha merupakan kewajiban, disarankan untuk mendahulukan menggantinya sebelum melakukan puasa sunnah, seperti puasa enam hari di bulan Syawal.

Kondisi tubuh yang masih terbiasa berpuasa setelah Ramadan membuat pelaksanaan ibadah puasa terasa lebih ringan dibanding menundanya ke waktu lain.



Pendapat Ulama Tentang Qadha di Bulan Syawal

Beberapa ulama, termasuk dari madzhab Syafi’iyah, berpendapat bahwa jika seseorang menunaikan qadha puasa pada bulan Syawal, ia juga mendapatkan pahala puasa sunnah Syawal meskipun niatnya hanya untuk qadha.

Meski demikian, menuntaskan seluruh qadha terlebih dahulu, baru kemudian menjalankan puasa sunnah enam hari di Syawal, dianggap lebih utama agar pahala diterima secara sempurna.

Niat Puasa Qadha Ramadan

Niat puasa qadha Ramadan yang dilakukan di bulan Syawal sama dengan niat qadha pada umumnya, karena hukumnya adalah puasa wajib untuk mengganti utang puasa.




Dilansir dari InserLive, berikut lafal niat puasa qadha Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku berniat mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.”

Niat sebaiknya dibaca pada malam hari, mulai setelah Maghrib hingga sebelum Subuh. Berbeda dengan puasa sunnah, puasa wajib atau qadha tidak sah jika niat dilakukan setelah fajar.



Kesimpulan

Semoga informasi ini bermanfaat bagi wanita Muslim untuk memahami kewajiban mengganti puasa Ramadan yang tertinggal.

Sumber Referensi

  • https://www.insertlive.com/in-style/20260323111519-326-400609/niat-puasa-qadha-ramadhan-di-bulan-syawal#google_vignette

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan