LIMA destinasi di Kota Yogyakarta diklaim menjadi penggerak utama kunjungan wisatawan di akhir libur Lebaran 2026. Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muhammad Zandaru, menjelaskan bahwa kelima destinasi tersebut adalah Tugu, Malioboro, Keraton, Gembira Loka, dan Taman Pintar.
“Data terakhir kami, angka kunjungan di Kota Yogyakarta sudah menyentuh kisaran 400.000 lebih wisatawan pada periode libur Lebaran ini,” ujar Zandaru, Rabu, 25 Maret 2026.
Pemerintah setempat menargetkan 675 ribu pengunjung selama libur Lebaran tahun ini. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah wisatawan pada libur Lebaran tahun lalu yang mencapai 668 ribu orang, dengan konsentrasi pengunjung yang tersebar di lima destinasi utama tersebut.
Meski demikian, Zandaru mengakui bahwa tingkat hunian hotel menurut laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta belum mencapai target awal karena beberapa faktor.
Okupansi hotel menurun
Ketua PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta, Deddy Pranowo Eryono, menyampaikan bahwa pada periode 16 hingga 22 Maret 2026, tingkat hunian hotel hanya mencapai rata-rata 40 hingga 65 persen.
“Capaian tertinggi hanya di tanggal 21 dan 22 Maret 2026 dengan okupansi 75 persen,” ujar dia, Rabu, 25 Maret 2026.
Catatan ini menunjukkan penurunan okupansi hotel sekitar 10 persen dibandingkan libur Lebaran tahun sebelumnya.
Deddy menilai, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan okupansi hotel di DIY. Salah satunya adalah menurunnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi.
Selain itu, prediksi kunjungan 8,2 juta wisatawan ke Yogyakarta justru membuat sebagian wisatawan enggan berwisata karena khawatir terjebak macet.
“Sebagian wisatawan juga memilih akomodasi, seperti menginap di penginapan ilegal,” jelas Deddy.
Destinasi favorit di tiap Kabupaten
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto, menyampaikan bahwa sebanyak 210 ribu wisatawan telah mengunjungi berbagai destinasi tersebut selama periode 21–24 Maret 2026. Beberapa lokasi populer antara lain Pantai Drini, Pantai Sepanjang, hingga Bukit Paralayang.
“Kunjungan ini jauh melampaui target awal sebesar 93 ribu orang dengan target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp 1,7 miliar,” kata dia.
Menurut Yohanes, pencapaian tersebut didorong oleh tren bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) yang membuat banyak pengunjung memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal mereka di wilayah Yogyakarta.
Sementara itu, Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menyebut bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Bantul selama libur 18–24 Maret 2026 tercatat mencapai lebih dari 80 ribu orang, dengan PAD yang tercapai sebesar Rp 1,1 miliar. Pantai Parangtritis tetap menjadi destinasi favorit dengan jumlah pengunjung lebih dari 48 ribu orang pada periode 21–24 Maret 2026.
Namun menurut Markus, “jumlah kunjungan tersebut, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kunjungan tahun lalu lebih tinggi karena durasi liburnya lebih panjang,” kata dia.
Kesimpulan
Lima destinasi utama di Yogyakarta yaitu Tugu, Malioboro, Keraton, Gembira Loka, dan Taman Pintar, menjadi lokasi favorit wisatawan dan meningkatkan kunjungan pada akhir libur Lebaran 2026.
Sumber Referensi
https://www.tempo.co/hiburan/5-destinasi-yogya-pendongkrak-wisata-di-akhir-libur-lebaran-2124355










